Milenianews.com, Malang– Ketersediaan air bersih kini tidak lagi menjadi kekhawatiran utama bagi santri Pondok Pesantren Nasruddin, Desa Dampit, Malang. BMH meresmikan sumur bor ke-260 di Jawa Timur, berlokasi di Ponpes Nasruddin, pada 8 April 2026 sebagai solusi atas kebutuhan yang selama ini belum terpenuhi secara stabil.
Sebelumnya, pesantren kerap menghadapi kendala air karena pasokan PAM tidak menentu. Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas harian, mulai dari ibadah hingga kebutuhan kebersihan.
Kini situasinya berubah. Sekitar 1.020 penerima manfaat, terdiri dari santri dan masyarakat sekitar, mulai merasakan kemudahan akses air bersih.
“Sebelum ada sumur bor ini, kami sering kesulitan air karena PAM sering mati. Alhamdulillah sekarang kebutuhan air bisa terpenuhi dengan lebih baik,” ujar Pengasuh Pesantren, Gus Ibadurrohman.

Kebahagiaan Santri
Perubahan ini juga dirasakan langsung oleh para santri. “Sekarang kami lebih mudah mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Maratussholihah.
Baca Juga : Sumur Bor Ke-257 BMH di Pamekasan: Air Mengalir, Harapan Santri Kembali Hidup
Menurut Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat. “Sumur bor ini merupakan titik ke-260 yang telah direalisasikan BMH di Jawa Timur,” jelasnya.
Dengan hadirnya sumur bor ini, aktivitas pesantren menjadi lebih teratur dan nyaman. “Akses air yang stabil tidak hanya mendukung ibadah, tetapi juga menjaga keberlangsungan kehidupan sehari-hari—baik bagi santri maupun masyarakat sekitar. Mari bersama BMH kita hadirkan kebaikan ini di tempat lainnya,” tutup Muslim.













