Milenianews.com, Sukabumi – Indonesia Cerdas Fest 2026 digelar di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi, jl. Raya Cemerlang No. 8, Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (26/3) lalu. Kegiatan ini menghadirkan orasi ilmiah dari Co-Founder Yayasan Bina Sarana Informatika (BSI) Ir. Naba Aji Notoseputro yang membahas tantangan dunia kerja bagi lulusan baru.
Dalam paparannya, Naba mengingatkan bahwa kesempatan kuliah merupakan privilese yang tidak dimiliki semua orang. “Privilege kalian sangat besar di tengah realita pendidikan Indonesia, di mana hanya 3 dari 10 orang yang bisa kuliah,” ujarnya di hadapan mahasiswa.
Baca juga: Indonesia Cerdas Fest 2025 Sukses Cetak Generasi Muda Berprestasi di Tegal
Ia memaparkan, angka partisipasi kasar pendidikan tinggi di Indonesia masih sekitar 32 persen. Sementara itu, lulusan perguruan tinggi hanya mencapai 10,2 persen dari total penduduk, di tengah angka pengangguran yang mencapai 7,4 juta orang.
Menurut Naba, tantangan tidak berhenti saat lulus kuliah. Ia menyoroti fenomena lulusan yang harus mengirim puluhan lamaran kerja tanpa hasil, yang menunjukkan ketatnya persaingan di dunia kerja saat ini.
Ia menilai, akar persoalan terletak pada kesenjangan keterampilan atau skill gap antara dunia pendidikan dan industri.
“Akar masalahnya adalah skill gap. Perubahan teknologi terjadi jauh lebih cepat dibandingkan adaptasi kurikulum kita di kampus,” kata Naba.
Naba menambahkan, nilai akademik bukan lagi satu-satunya penentu dalam proses rekrutmen. Dunia industri kini lebih menekankan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta keterampilan adaptif lainnya.
Ia juga menyoroti dampak perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin masif.
“Ketika realita bisa dipalsukan, keahlian apa yang akan menyelamatkan karir Anda?” ujarnya, mengingatkan pentingnya fondasi berpikir yang kuat.
Dalam penjelasannya, kemampuan seperti analytical thinking, resilience, fleksibilitas, kepemimpinan, dan literasi AI menjadi kompetensi utama yang dibutuhkan industri. Keterampilan ini dinilai penting agar lulusan tetap relevan di pasar kerja global.
Baca juga: Menghadapi Realita Pendidikan dan Dunia Kerja
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif punya Program Beasiswa Jalur Undangan (BJU) sebagai upaya memperluas akses pendidikan. Naba menutup sesi dengan pesan optimistis bahwa tantangan dunia kerja dapat dihadapi dengan persiapan yang matang.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kesiapan menghadapi dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh pendidikan formal. Ke depan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan yang selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.











