Mia Ismi, Violinis dan Sering Tampil di Luar Negeri, Akhirnya Rilis Single ‘Terjerat’

Mia Ismi

Milenianews.com, Jakarta – Menjadi penyanyi sekaligus pemain biola tentu bukanlah hal yang mudah. Termasuk bagi Mia Ismi, musikus dengan beragam talenta yaitu Singer, Violinis (pemain biola), MC, Vocal Coach, Vocal & Music Arranger, Songwriter, Musical Actor & Director dan banyak lagi.

Kemampuannya yang sangat banyak dan serba bisa ini, membuat Mia menjadi seorang artis dengan paket lengkap.

Baca Juga : The Rain Siapkan Tur Album 2022

Perjalanan Bermusik dan Prestasi Mia Ismi

Foto : Mia Ismi

Sejak kecil, salah satu personil trio Kamila ini memang sudah memiliki banyak prestasi dan segudang aktivitas hingga saat ini.

Mia mulai belajar musik dari umur 4 tahun dan mendalami alat musik piano. Tumbuh di keluarga yang cukup kompetitif dalam urusan prestasi dan pendidikan, ia tumbuh menjadi anak yang suka mempelajari hal baru. Hingga akhirnya mengenal alat musik biola.

“Pahlawanku itu adalah ibuku. Sosok yang membuat aku belajar musik dan melihat bakat aku. Pernah waktu itu, aku ingin sekali berhenti les piano dan ingin belajar biola. Ternyata aku lebih nyaman dengan alat musik yang melodius. Ibuku bilang ke aku ‘you will say thank to me, but not today‘, jadi bolehin aku belajar biola tapi piano-nya harus jalan terus, karena dia lihat aku ada bakat di piano dan itu basic musik yang bagus buat aku,” ujar Mia dalam keterangan tertulis, Kamis (16/6).

Besar di kota Bogor, sejak kecil Mia sering sekali mengikuti lomba menyanyi. Namun prestasi Mia di sekolah juga mentereng.

Ia yang juga selalu menjadi murid teladan di sekolah, juga suka mengikuti perlombaan yang berhubungan dengan akademik. Seperti lomba bahasa Indonesia tingkat kota madya Bogor dan pernah juara 2 Lomba Murid Teladan provinsi Jawa Barat. Bahkan lomba karawitan pun pernah ia ikuti.

Mia juga pernah aktif mengikuti Marching Band dan nge-band dari festival-festival dan kompetisi-kompetisi.

Di masa kuliah, Mia yang kuliah di program studi Bahasa Jepang di Universitas Indonesia (UI) juga mengikuti Bintang Pop UI. Lalu diajak bergabung menjadi pelatih profesional  di Vocademia, yaitu vokal grup yang beranggotakan mahasiswa, dosen dan alumni Universitas Indonesia (UI).

Vokal grup ini sudah banyak tampil di banyak ajang Internasional di luar negeri, antara lain di Busan-Korea Selatan, Polandia dan Spanyol. Saat masih kuliah di tahun 2008, Mia juga pernah mengikuti Lompa Cipta Lagu yang diselenggarakan oleh Kementrian Kelautan dan terpilih menjadi juara 2.

Bukan hanya itu, Mia juga telah tampil sebagai solois beberapa kali di acara kenegaraan. Seperti tampil di Istana Negara sejak kepemimpinan Presiden SBY hingga Presiden Jokowi, termasuk tampil di depan tamu-tamu kenegaraan.

“Yang paling seru, aku pernah nyanyi di acara KTT tahun 2015. Itu aku harus nyanyi di depan 89 Presiden  dan 30 perwakilan negara, deg-degannya kayak lagi disidang. Sama seperti waktu menyanyi di acara IMF 2008 di Bali. Kadang acara seperti itu, ada request menyanyikan satu lagu dari Negara lain yang mungkin aku juga enggak tahu bahasanya. Tapi aku harus bisa bawain dengan baik, aku benar-benar pelajarin lagunya, pengucapannya seperti apa. Wah itu pengalaman yang enggak bisa aku lupain sih,” ungkap Mia.

Mia juga kerap tampil solo mewakili Indonesia di beberapa acara diluar negeri seperti di antaranya Indonesian Delegates for Genclic Haftasi di Turki (2012), sebagai Miss Batik Indonesia tampil di ITB Berlin-German (2012).

Lalu mempromosikan Indonesia dalam beberapa negara bersama Kementerian Pariwisata RI tahun 2015 (Singapore, Malaysia, Jepang, Cina). Ikut dalam ASEAN Pop Concert and ASEAN Music Festival di Filipina tahun 2016 bersama Kementerian Pariwisata RI) dan tahun 2017 bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ATM Dubai (2016) bersama Kementrian Pariwisata RI.

Bintang tamu di Malaysia dalam Konsert Nova (2017) bersama Judika, Cakra Khan, Azlan and The Typewriter dan sebagainya. Ia juga mengisi acara dalam Accor Hotel Anniversary bersama Kementerian Pariwisata RI di Rusia (2018).

Di tengah-tengah kesibukannya itu, Mia juga memiliki jiwa pendidik yang kuat. Ia tercatat pernah mengajar piano di Sekolah Musik Yamaha di Bogor untuk kelas anak-anak.

Mia juga memiliki prestasi yang membanggakan sebagai 1st RUNNER Up None Jakarta Pusat tahun 2010, 1st RUNNER UP Miss Batik Indonesia tahun 2011. 1st RUNNER UP Miss Creative Entrepreneurship Indonesia 2012, serta menjadi Ambassador SMESCO Indonesia tahun 2013 dan 2014.

“Untuk kontes, di tahun 2010 awal aku pindah ke Jakarta, diajak salah satu teman band ku karena ia tahu aku juga suka kompetisi yang berbau knowledge. Aku yang dari dulu memang agak tomboy dan enggak suka dandan ini, ternyata merasa tertantang juga. Aku lihat positifnya untuk diri aku sendiri, mengingat aku yang baru datang ke Jakarta dan tidak memiliki banyak teman saat itu. Aku lihat networking-nya bagus untuk aku. Setidaknya lewat kompetisi, aku belajar menjadi orang yang lebih baik. Itulah kenapa aku suka ikut kompetisi, it’s not about winning, but we have to aim for the best,” jelas Mia.

Single Solo Perdana “Terjerat”

Foto : Mia Ismi dengan biolanya

Di tahun ini, Mia memutuskan untuk merilis karya solo perdananya. Sebuah lagu bergenre Pop EDM yang ia ciptakan sendiri berjudul “Terjerat”.

Lagu ini bercerita tentang perempuan kuat atau Alpha Female, yang merasa terganggu dengan kehadiran sosok pria baru dalam hidupnya. Hingga membuatnya tak bisa berhenti memikirkan sang pria.

“Kalo dari liriknya pada bagian reff, seolah si wanita ini ingin menjerat si pria saking takut kehilangannya. Tapi sebenarnya justru dia sendiri yang sudah terjerat. Ia sebenarnya jatuh cinta tapi denial dengan perasaannya. Jadi lagu ini sebuah gambaran perempuan yang modern, dewasa, berani, independen namun memiliki pride yang tinggi,” jelas Mia.

Lirik dan nada di lagu ini merupakan karya orisinil Mia Ismi. Ia membawakan lagu ini dengan kemampuan vokal dan permainan biola yang luar biasa. Bukan hanya itu, ia juga bertindak sebagai penata vokal dan String Arranger di lagu ini. Benar-benar sebuah karya mandiri yang dibuat secara matang dengan eksekusi yang baik dan berkualitas.

“Pandemi ini mengajarkan kita betapa kita memiliki kerinduan untuk berkarya. Yang biasanya hectic, tiba-tiba kita diajarkan Tuhan untuk bersabar. Tapi itu membuat kita jadi banyak waktu untuk berkhayal untuk diri sendiri.”

“Aku langsung mikir, apa sih yang aku pengen, apa yang belum aku lakuin. Mas Garin pernah ngomong ke aku, ‘kamu sebagai seniman tuh berjalan tuh harus balance ya mi, idealisme kamu dan sisi komersil kamu harus jalan. Karena itu seperti kaki kanan dan kiri, keduanya akan saling membantu. Dan karena kamu seniman, kamu pasti punya kerinduan kalo kamu enggak bikin sesuatu karya yang bukan dari diri kamu sendiri’. Dan aku inget kata-kata beliau itu’, ucap Mia saat ditanya kenapa memutuskan merilis single solo ini.”

Bekerja sama dengan Willy Jayasukma sebagai Music Arranger, Mia menampilkan lagu dengan sentuhan Pop dengan sound design yang fresh dan kekinian. Kekuatan vokal dan permainan biola Mia menjadi kekuatan yang unik di lagu ini. Untuk urusan Mastering, Mia mempercayakan lagu ini pada DJ Romy Soekarno.

“Mungkin banyak musisi yang aku kenal, tapi aku mencari musisi siapa musisi yang masih fresh dan punya sound design yang seru.”

“Kebetulan tahun lalu, aku diminta jadi juri untuk acara Lomba Cipta Lagu AKU KAMU, karya musik anak komunitas, yang diselenggarakan oleh Kemenpar. Disitu aku sekalian scouting, kan pesertanya dari seluruh Indonesia. Dan ada satu grup dari Jember namanya Linkrafin. Pas aku denger intro-nya, bagus banget. Begitu abis lomba, langsung aku kenalan dengan Music Director-nya, namanya Willy Jayasukma. Dari situ kita ngobrol untuk kolaborasi musiknya, Karena masih pandemi, kita ngerjain semuanya via online, kita enak banget tektokannya, jadi aku merasa nyaman banget dengan Willy,” tutur Mia mengenai proses produksi lagu ini.

Untuk konsep Music Video lagu ini, Mia Ismi pun men-direct video klipnya ini sendiri dan menggaet Raiden Soedjono (mantan drummer Iwan Fals) sebagai model klip.

Baca Juga : Musember Rilis Single Kedua Mereka ‘Bila Ini Hanya Mimpi’

Mia juga rupanya berusaha menggabungkan semua hal yang ia pelajari selama ini dengan mengkolaborasikan kekuatan nyanyian dengan keindahan musik, tari, akting dan permainan biola.

“Baik di lagu dan video klipnya, aku ingin mengedepankan image bahwa penyanyi dan pemain biola itu tidak selalu anggun atau mellow, tetapi bisa juga dengan karakter kuat dan bold,” tutup Mia.(Rifqi Firdaus)

 

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *