Film Sri Asih Batal Tayang Tahun ini, Kenapa?

Penayangan Film Sri Asih Ditunda

Milenianews.com, Jakarta – Film Sri Asih yang dibintangi Pevita Pearce tidak jadi tayang tahun ini. Film Superhero Indonesia ini kemungkinan akan tayang pada 2021 mendatang.

“Film Sri Asih kemungkinan akan tayang tahun depan (2021),” kata Bismarka Kurniawan selaku Founder dan CEO Bumilangit dimuat Tempo, Senin (3/2).

Sebelumnya, Sri Asih akan dijadwalkan tayang pada November 2020. Tapi rencana tersebut tertunda karena film Sri Asih butuh persiapan yang lebih panjang dari film-film produksi Bumilangit lainnya.

Baca Juga : Pemeran Pengkor Menurut Para Artis Film Gundala

Alasan Tayangan Ditunda


Foto : Sri Asih yang diperankan Pevita Pearce

Bismarka menyebut, bahwa penulis naskah dalam Sri Asih tak hanya ditulis Upi namun bareng Joko Anwar juga. “Itu lama sekali prosesnya karena memang kita riset, pengembangan karakter,” katanya.

Karakter yang dimunculkan dalam Sri Asih akan lebih banyak dibandingkan Gundala. “Jumlah karakter akan lebih banyak muncul di Sri Asih dibanding di Gundala. Jadi memang kita proses persiapan itu lebih lama,” jelasnya.

Selain itu, adegan laga dalam Sri Asih akan lebih banyak daripada Gundala. “Jadi memang kita benar-benar memastikan supaya karakter ini dicintai semua lapisan masyarakat seperti halnya Gundala,” kata dia.

Pemeran Sri Asih, Pevita Perace disebut juga tengah melakukan persiapan intensi agar bisa memerankan karakter superhero wanita itu dengan maksimal.

“Pevita minta persiapan lama karena ada tahapannya. Cukup berat jadi Sri Asih tidak hanya stamina, jago berkelahi, tapi bagaimana menunjukkan safety di film,” ujar Bismarka.

Pertama kali karakter Sri Asih diciptakan oleh Komikus Indonesia, Raden Ahmad Kosasih. Cerita Sri Asih pertama diterbitkan pada 1954. Karakter ini menjadi jagoan perempuan pertama di Indonesia.

Sri Asih merupakan titisan Dewi Asih, sebagai orang-orang terpilih di setiap zaman untuk menegakkan keadilan. Pada 1954, Sri Asih pernah dijadikan film oleh Turino Junaedi dan dibintangi Mini Maryani. (Ikok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *