Android Di Perangkat Huawei Hilang? Apa Dampaknya Bagi Pengguna?

Huawei Android

Milenianews.com, Jakarta – Pembatasan yang ditimpakan pemerintah AS pada akses Huawei ke sistem operasi Android akan membatasi produk-produk Google pada perangkat baru Huawei.

Huawei dikabarkan telah mengundang pers dari seluruh dunia ke London untuk menyaksikan pembukaan smartphone Honor 20 Series-nya.

Dimuat BBC, kemungkinan perangkat tersebut masih akan menggunakan Android, termasuk penggunaan Play Store.

Baca Juga : Setelah ZTE, Sekarang Huawei Yang “Dihukum” AS

Akses akan full didapat, jika Huawei memutuskan untuk keluar dari Android. Belum jelas sampai kapan batasan ini diberlakukan Google pada Huawei. 

Secara teori, Biro Industri dan Keamanan AS bisa saja mengeluarkan lisensi dan membiarkan Google tetap berafiliasi dengan Huawei dengan sebagian fiturnya, atau bahkan membuat U-turn dan menjatuhkan batasannya sama sekali. Tapi dengan asumsi masalah tidak segera teratasi. 

Apa Dampaknya ?

Ponsel baru yang tidak akan disertifikasi, nantinya tidak bisa mengunduh Google Mobile Services (GMS) sebelumnya.

Termasuk aplikasi Google sendiri diantaranya :

  • Play store untuk aplikasi, musik, dan media lainnya
  • Foto Google
  • Youtube
  • Google Maps
  • Penyimpanan cloud Google Drive
  • Panggilan video Google Duo
  • Beberapa layanan ini masih dapat diakses melalui web, namun pasti banyakkonsumen akan merasa kurang nyaman.

Kerugian tidak akan berdampak banyak pada pengguna di Cina, yang sudah diblokir untuk mengakses sebagian besar fasilitas Google. Namun di negara lain, itu bisa menjadi pantangan bagi banyak konsumen.

Meski demikian, mereka masih bisa menginstal aplikasi pihak ketiga melalui “alternative stores” atau proses yang dikenal sebagai side-loading.

Namun tetap Google mencegah aplikasinya dipasang di perangkat yang tidak bersertifikat.

Selain itu, kehilangan akses ke GMS juga berarti bahwa pengembang pihak ketiga tidak bisa memanfaatkan antarmuka pemrograman aplikasi Google (API) pada perangkat baru.

Konsekuensinya adalah aplikasi mereka dapat kehilangan beberapa fungsi.

Baca Juga : Lisensi Android Smartphone Huawei Akan Dicabut Oleh Google

“Katakanlah sebuah aplikasi ingin mengirim pemberitahuan ke perangkat Anda,” Mishaal Rahman, pemimpin redaksi situs berita XDA-developers.com, dimuat BBC, Selasa (21/05).

“Ada peluang yang sangat, sangat baik menggunakan Layanan Google Play untuk layanan pemberitahuan push. Jadi aplikasi apa pun – bahkan Twitter – dapat berhenti bekerja dengan pemberitahuan push,” tambahnya.

Contoh lain adalah hilangnya Casting, fasilitas yang memungkinkan smartphone tak akan tersambung dengan audio dan video ke TV atau peralatan lain melalui Bluetooth atau hotspot. (Ikok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *