Puisi  

Rindu ini adalah Do’a

Hadi Suroso. (Foto: Istimewa)

Puisi karya Hadi Suroso

Desau senyapnya hembusan angin malam,  gigil menelusup ke sekujur bilah ragaku. Hening memantik rinduku kembali debar, pada rona mozaik yang melintas di sudut benakku. Senyum yang dulu selalu menguatkan langkahku.

Rindu ini datang mendera dan begitu menggebu. Pada satu nama yang lekat terpahat di tubuh waktu. Nama yang dulu menjadi arah kemana hati ini pernah menuju. Kini aku tenggelam di pusara ingatan akan dirimu.

Ini bukan soal berapa lama kisah itu pernah kita ukir. Bukan pula soal berapa lama cerita itu telah berakhir. Namun…, ini tentang dua hati yang dulu menyatu dalam untaian syair. Dan rindu…, rupanya menjadi  pengikat meski keduanya telah terpisah oleh takdir.

Mungkin sunyi akan selalu setia menemaniku di kala sepi. Dan rindu menjadi keramaian yang selalu menggusarkan hati. Apapun itu…, rindu ini tidak lagi sekedar rasa. Ia telah menjelma menjadi dzikir yang khidmat, dan menjadi do’a yang tulus di setiap munajad.

Jadi…, jika rindu ini tak salah, dan jika rindu ini tak menjadi laknat, maka ijinkan itu untuk kubiarkan abadi. Sebab hanya itu yang masih tersisa untukku dapat menjangkaumu, melalui rindu yang kupenuhi kalimat-kalimat do’a kebaikan untukmu

Bogor, 28032026

Hd’s

Profil Penulis:

Hadi Suroso. Biasa dipanggil Mr/Mas Bob. Aktivitas keseharian, mengajar Math Cambridge di sekolah Bosowa Bina Insani Bogor, guru Bimbel dan juga guru privat SD sampai SMA untuk persiapan masuk PTN. Mulai menyukai menulis sejak satu tahun terakhir, khususnya Puisi dan Refleksi kehidupan sebagai percikan hikmah. Menulis bisa kapan saja, biasanya saat muncul gagasan dan keinginan untuk menuangkannya dalam bentuk tulisan. Menulis merupakan bagian dari  mengasah jiwa dan menggali hikmah.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *