Milenianews.com, Bogor— TK Bina Insani menggelar acara Pelepasan Peserta Didik Angkatan 36 Tahun Ajaran 2025/2026, di Savero Hotel, Bogor, Sabtu (20/6/2026). Acara itu dihadiri oleh Chief Academic Officer (CAO) of Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) Haposan Andi Citra M.Pd, Executive Principal of SBBI Yudi Oktiadi Nugraha, para PIC (Penanggung Jawab) di Tim Research and Development (R & D) Bosowa School, para Principal di lingkungan SBBI (SD, SMP dan SMA), Ketua PABBI TK Fani Kusumawardhani S.P beserta jajarannya, Ketua PABBI SD, SMP, dan SMA, para orang tua KB-TK Bina Insani, dan dewan guru KB-TK Bina Insani.
“Alhamdulillah, pada hari ini TK Bina Insani melakukan kegiatan pelepasan 64 siswa-siswi Angkatan 36 Tahun Ajaran 2025/2026,” kata Kepala TK Bina Insani, Femy Balti SH.


Femi pun menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa Angkatan 36. “Teruslah belajar dengan semangat, bermimpi setinggi langit, dan jangan pernah takut untuk mencoba hal-hal baru. Masa depan adalah milik anak-anak yang berani bermimpi dan tekun berusaha. Teruslah melangkah dengan percaya diri karena setiap langkah kecil yang kalian ambil hari ini akan membawa kalian menuju kesuksesan di kemudian hari,” ujarnya.
Acara Pelepasan Siswa TK Bina Insani Angkatan 36 antara lain diisi dengan kirab, pembacaan Al-Qur’an, Sholawat Al-Busyro, persembahan lagu Hadad Alwi “Ibu” dan Pentas Seni, semuanya dipersembahkan oleh siswa.
Rundown Pentas Seni Angkatan Ke-36 sebagai berikut:
- Hutan yang Indah (Kelas B5).
- Penjaga Hutan (Kelas B7).
- Peri Hutan (Kelas B2).
- Bunga dan Jamur (Kelas B3).
- Kupu-kupu dan Lebah (Kelas B4).
- Burung-burung Ceria (Kelas B6).
- Singa Sang Raja Hutan (Kelas B1).
- Closing Menari Bersama Lindungi Hutan.


Pada kesempatan tersebut, TK Bina Insani memberikan penghargaan kepada para siswa. Ada 10 kategori penghargaan: Yang Sopan, Yang Kreatif, Yang Berpikir Kritis, Yang Mandiri, Yangf Ceria, Yang Berani, Yanfg Disiplin. Pemberian penghargaan tersebut diberikan per masing-masing kelas.
Baca Juga : KB-TK Bina Insani Gelar Acara Gebyar Islamic Studies
Femi mengungkapkan keberhasilan siswa TK Bina Insani yang melanjutkan pendidikan ke jenjang SD Bina Insani. “Salah satu kebahagiaan dan kebanggaan terbesar kami sebagai pendidik adalah melihat anak-anak tumbuh dan berkembang dengan baik setelah menyelesaikan pendidikan di TK Bina Insani. Alhamdulillah, berdasarkan perjalanan para alumni kami yang melanjutkan pendidikan ke SD Bina Insani, banyak di antara mereka yang mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan. Mereka tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga kemandirian, kepercayaan diri, kedisiplinan, serta karakter yang kuat. Bahkan, tidak sedikit yang berhasil meraih predikat juara kelas dan menjadi siswa berprestasi di tingkat kota Bogor,” kata Femi.


Hal ini tentu bukan semata-mata karena kecerdasan anak saja, tetapi merupakan hasil dari sinergi yang baik antara sekolah dan orang tua dalam memberikan fondasi pendidikan yang kokoh sejak usia dini. “Di TK Bina Insani, kami meyakini bahwa keberhasilan seorang anak tidak dibangun dalam waktu singkat, melainkan melalui proses pembiasaan, pendampingan, dan stimulasi yang tepat sejak masa kanak-kanak,” ujarnya.
Tahapan Perkembangan dan Terintegrasi
Ketua Yayasan Bosowa Bina Insani, Asrul Hidayat ST., MT menyambut gembira kegiatan Pelepasan Siswa-Siswa Angkatan 36. “Melihat putra-putri kita ceria, kita bahagia. Harapan kami, 25-30 tahun lagi mereka menjadi pemimpin,” kata Asrul Hidayat.
Ia menambahkan, “Mari kita sama-sama ciptakan masa depan anak-anak kita.”


Terkait hal tersebut, Sekolah Bosowa Bina Insani menerapkan Tahapan Perkembangan, sejak usia 0 tahun sampai 18 tahun (dari baby house sampai SMA).
“Pendidikan yang diterapkan di Sekolah Bosowa Bina Insani terintegrasi. Tidak hanya akademik, tapi juga Islamic studies dan literasi. Kalau siswa bersekolah di Sekolah Bosowa Bina Insani dari KB-TK sampai tamat SMA, maka pendidikan mereka tidak terputus sesuai dengan tahapan perkembangan tersebut. Harapan kami, kita masih terus bekerja sama di jenjang-jenjang pendidikan berikutnya di Sekolah Bosowa Bina Insani,” ujarnya.











