News  

Ketika Fitnah makin  Meluas, Prof. Rokhmin Dahuri: Tetaplah  Hidup Jujur dan Bersih

Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri MS. (Foto: Istimewa)

Milenianews.com, Xiamen– Anggota Dewan Pakar ICMI Pusat  dan  Anggota Dewan Pakar MN-KAHMI  yang juga Guru Besar Kelautan dan Perikanan IPB University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri MS mengatakan, manusia saat ini hidup pada zaman ketika fitnah, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, telah meluas.

Ia menyebutkan fenomena yang menjadi pemandangan sehari-hari saat ini:

  • Zaman ketika keakuan dan sikap mementingkan diri sendiri merajalela.
  • Zaman ketika semakin banyak orang yang mencari keuntungan duniawi dengan agama mereka.
  • Zaman ketika segelintir orang telah melampaui batas, lalu makan dan minum dengan mengorbankan kaum lemah dan orang-orang miskin.
  • Zaman ketika banyak orang telah berkorban, sementara sebagian orang yang menyimpang justru menikmati hasilnya di atas darah dan penderitaan mereka.

“Kita hidup pada zaman ketika orang-orang yang ikhlas semakin sedikit, sementara manusia memperdagangkan segala sesuatu,” kata Prof. Rokhmin Dahuri, dari Xiamen, China, Sabtu (19/9/2026).

Maka, Prof. Rokhmin menambahkan,  perbanyaklah doa yang diriwayatkan dalam hadis berikut ini, agar memperoleh keselamatan.

«يا شَدَّادُ بنَ أَوْسٍ! إذا رأيتَ النَّاسَ قدِ اكْتَنَزُوا الذَّهَبَ والفِضَّةَ، فاكْتَنْزْ هَؤُلاءِ الكَلِماتِ:

اللَّهُمَّ إنِّي أسألُكَ الثَّباتَ في الأمرِ، والعزيمةَ على الرُّشدِ، وأسألُكَ مُوجِباتِ رحمتِكَ، وعزائمَ مغفرتِكَ، وأسألُكَ شُكرَ نعمتِكَ، وحُسنَ عبادتِكَ، وأسألُكَ قلبًا سليمًا، ولسانًا صادقًا، وأسألُكَ من خيرِ ما تعلمُ، وأعوذُ بكَ من شرِّ ما تعلمُ، وأستغفرُكَ لما تعلمُ؛ إنَّكَ أنتَ علَّامُ الغيوبِ».

“Wahai Syaddad bin Aus! Apabila engkau melihat manusia telah menimbun emas dan perak, maka simpanlah olehmu untaian kalimat berikut ini:

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keteguhan dalam urusan (agama), tekad yang kuat untuk menempuh jalan yang benar, dan aku memohon kepada-Mu segala hal yang mendatangkan rahmat-Mu serta keteguhan untuk memperoleh ampunan-Mu.

Aku memohon kepada-Mu agar dapat mensyukuri nikmat-Mu dan memperbagus ibadah kepada-Mu.

Aku memohon kepada-Mu hati yang bersih dan lisan yang jujur.

Aku memohon kepada-Mu segala kebaikan yang Engkau ketahui, dan aku berlindung kepada-Mu dari segala keburukan yang Engkau ketahui.

Aku memohon ampun kepada-Mu atas segala sesuatu yang Engkau ketahui. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala perkara gaib.” (HR. Thabrani, shahih)

“Jika engkau mampu hidup di dunia ini, pada zaman seperti sekarang, dengan jujur dan bersih, tanpa berdusta dan menipu, maka engkau termasuk segelintir orang yang jumlahnya terhitung sedikit. Maka, teguhlah, semoga Allah menjagamu,” ujar Prof. Rokhmin Dahuri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *