Milenianews.com, Jakarta – Di era ketika banyak orang mengira juara harus selalu finis pertama, Qarrar Firhand memilih membuktikan hal sebaliknya. Ia tak mengangkat trofi karena nekat, melainkan karena tahu kapan harus menyerang dan kapan cukup mengendalikan keadaan. Ternyata, balapan bukan cuma soal siapa paling cepat, tetapi siapa yang paling cerdas membaca garis finis.
Baca juga:Â Kimi Antonelli Juara F1 GP Kanada 2026, Mercedes Perpanjang Dominasi






