Milenianews.com, Surabaya– Sebagai bagian dari komitmen menjaga amanah umat dan meningkatkan kualitas tata kelola lembaga, LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Timur melaksanakan Audit Kepatuhan Integratif Tahun 2026 pada 5–6 November 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BMH Jawa Timur, Jalan Raya Mulyosari No. 398, Surabaya.
Audit kepatuhan ini menjadi langkah penting untuk memastikan pelaksanaan aktivitas kelembagaan, pengelolaan program, serta administrasi dan keuangan berjalan sesuai dengan ketentuan, standar operasional, dan prinsip tata kelola lembaga yang baik.
Kegiatan audit dilaksanakan bersama Kepala Satuan Internal Audit (KSIA) LAZNAS BMH, Abdul Chadjib Halik, S.E., M.M. Melalui proses ini, berbagai aspek kelembagaan ditinjau secara menyeluruh guna mengidentifikasi hal-hal yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan.
Sekretaris Kelembagaan BMH Jawa Timur, Indokhul Makmun, mengatakan bahwa audit kepatuhan integratif bukan sekadar proses pemeriksaan, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
“Melalui audit ini, kami ingin memastikan seluruh proses kelembagaan berjalan sesuai ketentuan. Hasil audit menjadi bahan evaluasi dan perbaikan agar pelayanan kepada donatur dan penerima manfaat semakin baik,” ungkapnya.
Pelaksanaan audit ini diharapkan memberikan dampak positif bagi penguatan kelembagaan BMH Jawa Timur, di antaranya meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan prosedur, memperkuat pengendalian internal, meminimalkan potensi ketidaksesuaian, serta mendorong peningkatan kualitas pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial kemanusiaan lainnya.
Baca Juga : Sambut Hari Santri, BMH Salurkan Beras untuk Santri Darul Hijrah 5 Tuban
Lebih dari itu, tata kelola yang semakin baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat dan donatur. Dengan pengelolaan yang akuntabel, amanah yang dititipkan umat dapat disalurkan secara lebih terarah, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui Audit Kepatuhan Integratif Tahun 2026, BMH Jawa Timur meneguhkan komitmennya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan. Sebab, menjaga amanah umat tidak hanya tentang menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan setiap proses pengelolaannya dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.













