Milenianews.com, Jakarta – Serangan Israel kepada warga Gaza belum juga mereda. Israel kembali menyerang yang menyebabkan 17 orang meninggal serta 50 orang lainnya luka-luka, pada Minggu (14/7).
Sebelum kejadian, pasukan Israel mengatakan bahwa panglima militer Hamas, Mohammed Deif dalang penyerangan 7 Oktober lalu sedang berada di Khan Younis. Kemudian, kurang dari 24 jam, mereka pun menyerang wilayah tersebut pada minggu dini hari.
Baca juga: Anak-anak Korban Serangan Ganas Israel Tidak Bisa Diobati
Tak hanya serang Khan Younis, Israel kembali menyerang Gaza
Menurut layanan darurat Gaza, serangan di Khan Younis menewaskan lebih dari 90 orang dan melukai 300 lainnya. Tak hanya sampai situ, pasukan Israel pun kembali menyerang wilayah Gaza. Pada penyerangannya tersebut, mereka melakukan empat serangan udara dan menargetkan rumah-rumah di berbagai bagian kota.
Melansir dari Kompas, sejak dari tahun 1995, Israel terus mencari Deif yang masuk dalam daftar paling dicari. Israel yakin ia merupakan dalang serangan yang menewaskan 1.200 orang di Israel selatan dan memicu perang Israel-Hamas. Selain itu, The Guardian (media berita Inggris) pun memberitakan bahwa pasukan pertahanan Israel (IDF) juga mengincar Rafa Salama yang merupakan pejabat tinggi Hamas lainnya.
Sementara itu, Khalil al-Hayya, Wakil pemimpin Hamas, melalui Al Jazeera TV mengatakan bahwa Deif tidak terbunuh dalam serangan tersebut. Pasalnya, Deif, yang dikenal sebagai “tamu”, sering berpindah lokasi untuk menghindari deteksi Israel.
Baca juga: Israel Menyerang Sekolah di Gaza dan Tewaskan Puluhan Warga Sipil
Walaupun begitu, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan serangan Israel di kamp pengungsi di Khan Younis menewaskan sedikitnya 92 warga Palestina. Selain itu, serangan tersebut juga melukai lebih dari 300 lainnya.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.