Milenianews.com, Bogor— Dulur Cirebonan menggelar Halal Bi Halal di Aula GMB 3 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Ahad (5/4/2026). Acara tersebut dihadiri keluarga besar dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (CIAYUMAJAKUNING).
Halal Bi Halal itu tidak hanya sekadar silaturahmi, tapi juga sekaligus menjadi ajang diskusi tentang Pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Dulur Cirebonan yang juga Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri MS mengungkapkan wilayah maju tidak lahir dari kebetulan, tapi dari arah yang jelas, SDM unggul, stabilitas yang terjaga, dan kepemimpinan yang berintegritas.
“Kemajuan bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi tentang bagaimana kita membangun manusia, menjaga sistem, dan memastikan kepemimpinan berjalan dengan nilai,” kata Prof. Rokhmin Dahuri yang juga Rektor Universitas UMMI Bogor dan Guru Besar Fakultas Kelautan dan Ilmu Perikanan IPB University.

Prof. Rokhmin menegaskan empat syarat wilayah maju, sejahtera dan berdaulat. Empat fondasi ini adalah kunci, yakni:
- Peta jalan pembangunan yang jelas
- SDM unggul dan berdaya saing
- Stabilitas politik dan hukum
- Pemimpin yang kompeten dan berakhlak.
“Saat semuanya berjalan seimbang, maka kesejahteraan dan kedaulatan bukan sekadar cita-cita — tapi keniscayaan,” ujarnya.
Pertama, peta jalan pembangunan holistik, benar dan dilaksanakan berkesinambungan.
- Transformasi Struktural Ekonomi: dari berbasis SDA mentah ke INOVASI & industri manufaktur.
- Pengembangan competitive advantages based on comparative advantages.
- Kedaulatan pangan, energi, farmasi, air, dan mineral.
- Digital Economy (Industry 4.0), Blue Economy, Green Economy, dan Ekonomi Pancasila
Kedua, sumber daya manusia (SDM) yang unggul: kompeten, kreatif, inivatif, etos kerja tinggi, akhlak mulia, dan Imtaq kokoh.
- Pendidikan Berkualitas dunia.
- Pelayanan Kesehatan prima.
- Pelatihan & Penyuluhan (Upskilling & Reskilling).
- Riset untuk hasilkan info ilmiah & inovasi 5.Agama
Ketiga, stabilitas politik dan hukum.
- .Rules of law berdasarkan kebenaran dan keadilan.
- Azas Meritokrasi.
- Kolaborasi antar Komponen Wilayah.
- Iklim Investasi dan Ease of Doing Business yang kondusif 5.Good Governance
Keempat, pemimpin yang kompeten, cerdas, baik, kuat, dan berakhlak.
- Sehat jasmani & Rohani.
- Berpendidikan memadai.
- Memiliki kemampuan leadership & managerial yang tinggi.
- Berakhlak mulia: jujur, amanah, fathonah, tabligh, sabar, bersyukur, dan kanaah.
- IMTAQ kokoh menurut agama masing-masing.

Acara Halal Bi Halal (CIAYUMAJAKUNING) itu juga dihadiri banyak tokoh nasional yang merupakan keluarga besar CIAYUMAJAKUNING. Mereka antara lain: H. R. Agung Laksono (Ketua DPR RI Periode 2004–2009); Laksamana TNI (Purn.) Dr. Ade Supandi, S.E., M.A.P. (Kepala Staf Angkatan Laut ke-25 Periode 2014–2018); Dr. Ir. Hj. Endang Setyawati Thohari, DESS., M.Sc. (Anggota Komisi IV DPR RI); Dave Akbarshah Fikarno Laksono, M.E. (Anggota DPR RI / Kadin Indonesia); Laksamana TNI (Purn.) Dr. Ade Bp Supandi, S.E., M.A.P. (Kepala Staf Angkatan Laut ke-25 Periode 2014-2018); Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si. (Sekjen Partai Demokrat, Anggota DPR RI); Ade Triaji Kusumah, S.E., M.Si. (Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (Kementerian Kehutanan); Prof. Dr. Komarudin, M.Si.(Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ); Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd (Ketua Umum PGRI); Prof. Dr. Ir. H. Mochamad Hasjim Bintoro, M.Agr. (Prof. Bintoro) (Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University); Maliki Heru Santosa ( dan Pak Ardan) (Mantan Inspektur Jenderal di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI); dan Prof. Yuddi Chrisnandi (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi).













