Milenianews.com – Depresi biasanya dikaitkan dengan penyakit atau kelainan mental dengan gejala yang mengganggu kualitas mood seseorang menjadi buruk. Pasalnya, hal tersebut bisa menyebabkan kesedihan terus-menerus dan kehilangan minat bagi penderitanya.
Di samping itu, depresi pun memiliki tingkatannya, seperti depresi tingkat tinggi yang dikenal sebagai depresi berat atau depresi klinis. Jika sudah mencapai hal itu, kelainan ini akan memengaruhi cara seseorang merasa, berpikir, dan berperilaku serta dapat menyebabkan berbagai masalah fisik dan mental.
Sehingga, saat mengalami depresi, seseorang mungkin akan mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan, si penderita terkadang merasa hidupnya tidak layak untuk di jalani. Hal inilah yang sangat bisa berakibat fatal dan jangan sampai terjadi, yakni sampai menghilangkan nyawanya sendiri (bundir). Amit-amit ya, Sobat Milenia jangan sampai seperti ini!
Baca Juga: Apa Itu Depresi? Berikut Pengertian dan 6 Jenis Depresi yang Wajib Sobat Tahu!
Depresi Mayor yang sedang hangat diperbincangkan
Belakangan ini, banyak pembicaraan yang berkaitan dengan depresi salah satunya ialah Gangguan Depresi Mayor. Sebenarnya apa sih Depresi Mayor itu? Mari kita simak selengkapnya di bawah ini!
Dari beberapa sumber yang telah Mile rangkum, Gangguan Depresi Mayor adalah gangguan mental yang ditandai dengan suasana hati tertekan yang terus-menerus. Biasanya, hal tersebut akan menghilangkan minat penderitanya terhadap berbagai aktivitas yang secara signifikan mengganggu kualitas hidup sehari-hari. Dan, kemungkinan penyebabnya mencakup stres yang timbul dari kombinasi kondisi biologis, psikologis, dan sosial.
Di samping itu, saat ini pun telah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa faktor-faktor dari depresi dapat menyebabkan perubahan fungsi otak, termasuk fungsi abnormal sirkuit saraf tertentu di otak. Pasalnya, kesedihan atau kehilangan minat yang terus-menerus yang merupakan ciri khas depresi berat dapat menyebabkan berbagai gejala perilaku dan fisik.
Ini mungkin termasuk perubahan pola tidur, nafsu makan, tingkat energi, konsentrasi, perilaku sehari-hari, atau harga diri. Untuk itu, Depresi juga bisa di kaitkan dengan pikiran untuk bundir.
Baca juga: Cara Jitu Menghindari Stres dengan Kualitas Tidur yang Baik
Mengenal gejala Depresi Mayor
Meski depresi hanya bisa terjadi sekali seumur hidup, namun gejala depresi biasanya terjadi hampir setiap hari. Berikut beberapa gejala Depresi Mayor yang harus Sobat Milenia waspadai dan hindari:
- Perasaan sedih, kosong, dan putus asa;
- Hilang minat dan antusiasme untuk seluruh aktivitas;
- Lekas marah dan frustasi;
- Mengalami gangguan tidur, termasuk insomnia atau sebaliknya, terlalu banyak tidur;
- Tubuh terasa lelah;
- Kurang atau meningkatnya nafsu makan;
- Cemas dan gelisah berlebihan;
- Sulit berpikir dan berkonsentrasi;
- Perasaan tidak berharga atau bersalah;
- Keinginan untuk bundir.
Sudah banyak penderita depresi yang gejalanya menjadi cukup parah ketika mereka melakukan aktivitas sehari-hari seperti bekerja, sekolah, aktivitas sosial, atau berinteraksi dengan orang lain. Beberapa orang tersebut mungkin merasa tidak bahagia di lingkungannya tersebut tanpa mengetahui alasannya.
Baca juga: Tidur Diatas Jam 1 Pagi, Ngaruh ke Kesehatan Mental
Depresi bisa menyerang siapa saja
Menyebutkan lingkungan sekolah dan aktivitas sosial, ini berarti depresi bisa menyerang siapa saja, baik itu anak kecil atau remaja, bahkan lanjut usia sekali pun. Meski terdapat beberapa perbedaan, namun tanda dan gejala depresi pada anak dan remaja hampir sama dengan orang dewasa pada umumnya.
Remaja mungkin juga bisa mengalami gejala seperti kesedihan, mudah tersinggung, dan sikap negatif yang merasa dirinya tidak berharga. Hal tersebut bisa berakibat terhadap kinerja atau kehadiran di sekolah yang buruk, kurangnya pemahaman, dan perasaan terlalu sensitif bagi penderitanya.
Sementara itu, Bagi orang lanjut usia, depresi bukanlah bagian normal dari penuaan dan tidak boleh dianggap enteng. Pasalnya, orang lanjut usia mungkin memiliki gejala depresi yang berbeda atau tidak sama sekali dengan orang dewasa pada umumnya, seperti:
- Masalah ingatan atau perubahan kepribadian;
- Sakit fisik;
- Sering kali ingin tinggal di rumah daripada bersosialisasi atau melakukan hal baru;
- Kelelahan, kehilangan nafsu makan, masalah tidur, atau kehilangan minat berhubungan seks bukan karena penyakit atau pengobatan;
- Pikiran atau perasaan ingin bundir.
Nah, itulah beberapa gejala yang biasanya timbul pada penderita depresi. Jika kamu merasakan salah satunya atau bahkan beberapanya, segera hubungi tenaga medis, seperti dokter keluarga, psikiater, psikolog, konselor kesehatan mental, atau perawat jiwa. Pasalnya, tenaga medis bisa membantu kamu mencari tahu apa yang sebenarnya tengah kamu alami dan bisa memberikan saran-saran yang berguna. Semoga bermanfaat!
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.