Amalan 10 Hari Terakhir di Bulan Ramadhan Menurut Rasulullah

10 Hari Terakhir di Bulan Ramadhan

Milenianews.com – Setelah berhari-hari kita melakukan ibadah puasa, tidak terasa saat ini sudah memasuki penghujung bulan Ramadhan. Waktu 10 hari terakhir Ramadan menjadi suatu hal yang sangat berharga. Sehingga banyak umat muslim yang berlomba mendapatkan amalan tersebut.

Nabi Muhammad SAW mengisyaratkan kepada umatnya untuk meningkatkan intensitas ibadah di sepertiga akhir Ramadan. “Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut. (HR. Muslim).

Baca juga : 5 Manfaat Buah Kurma Dalam Menjaga Kesehatan Tubuh di Bulan Ramadhan

Amalan 10 hari terakhir di Bulan Ramadhan

1. Mencari Lailatul Qadar

Dalam mencari Lailatul Qadar perlu strategi. Oleh karena itu, penting untuk menyiapkan strategi yang diusahakan agar mendapatkan lailatul qadar. Tentunya persiapan ini dimulai sejak 1 Ramadan atau bahkan mulai Rajab.

“Carilah Lailatul Qadar pada (bilangan) ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari, Muslim dan lainnya)

2. Memperpanjang Shalat Malam

Pada 10 malam terakhir, Rasulullah SAW tidak tidur. Beliau menjalankan malam-malam tersebut dengan beribadah, shalat, zikir, dan amalan lain hingga waktu fajar.

“Rasulullah SAW biasa ketika memasuki 10 Ramadan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

3. Memperbanyak Sedekah

Meningkatkan sedekah menjadi salah satu amalan utama di 10 hari terakhir sebagai ungkapan syukur atas nikmat bertemunya kita dengan bulan Ramadan, dan juga penyempurna ibadah puasa serta ibadah-ibadah individu lainnya.

Sebagaimana firman Allah SWT, “Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (Qs. As-Sajdah: 16).

4. I’tikaf

I’tikaf memiliki kekhususan tempat dan aktivitas yaitu di masjid, dengan aktivitas ibadah mendekatkan diri kepada Allah dengan berdzikir, berdo’a, membaca Al-Quran, shalat sunnah, bershalawat, bertaubat, beristigfar, dan lainnya.

Melakukan I’tikaf dianjurkan setiap waktu, tetapi lebih sangat baik jika melakukannya pada saat memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Hal tersebut ebagaimana penuturan Abdullah bin Umar RA, Rasulullah SAW beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan ramadan. (HR. Muttafaq ‘alaih).

Baca juga : Ramadhan 1444 H, Laznas BMH Kirim Dai Muda ke ASEAN

5. Tilawah Al-Quran

Dengan membaca Al-Qur’an menjadi salah satu ibadah utama di 10 hari terakhir Ramadan. Tilawah Al-Qur’an adalah ibadah ringan dan memiliki keutamaan yang besar. Tradisi mengejar khatam Al-Qur’an di akhir Ramadan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi pribadi muslim.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *