Di album ini, Kevin Shields disebut menciptakan teknik baru yang disebut glide guitar. Dalam teknik ini, alih-alih menggunakan efek khusus, Kevin membuat modulasi nada dengan menggunakan lengan tremolo pada gitar.
Seiring perubahan zaman, aliran musik dream pop ikut mengalami perkembangan. Dalam perjalanannya, dream pop juga kerap disebut dengan aliran musik shoegaze di kawasan Amerika.
Memasuki tahun milenium 2000-an, lahir sebuah micro genre bernama chillwave yang disebut-sebut memiliki karakter terinspirasi dari dream pop hingga psychedelic.
Dream Pop di era sekarang
Di era sekarang, muncul beberapa musisi yang disebut-sebut memiliki genre tersebut. Beberapa diantaranya adalah Amelia Murray atau musisi dengan nama panggung Fazerdaze. Penyanyi asal Selandia Baru ini debut pada tahun 2014 silam dengan merilis sebuah EP self titled.
Pada tahun 2017, ia merilis album keduanya “Morningside” dengan salah satu lagu andalannya bertajuk Lucky Girl.
Selanjutnya ada sosok bernama Julia Shapiro. Ia bukan nama baru dalam industri musik karena aktif bermusik sejak sejak tahun 2013.
Sebagai vokalis dari band asal Seattle, Childbirth dan Chastity Belt. Julia lantas memulai debut album solonya dengan “Perfect Version” yang rilis pada 14 Juni 2019.
Baca juga: Dere Suarakan Isu Lingkungan Dalam Konser “Pentas Rubik”
Berbeda dengan bandnya yang mengusung musik punk rock, dalam album ini, Julia bereksperimen dengan genre tersebut. Selain solois, ada pula band masa kini yang mengusung genre dream pop seperti Daruve. Band asal Pittsburgh, Pennsylvania, ini terdiri dari empat personel.
Ada pula penyanyi wanita asal Los Angeles, Jay Som, yang cukup populer di skena musik tersebut. Pemilik nama asli Melina Mae Duterte itu sudah memulai debut sejak 2012.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.













