Puisi karya: TeHera Di sudut tangga kau tertunduk Wajah lugu tanpa sepatu Menunggu siapapun…
Puisi
Irama Kehidupan
Puisi karya: TeHera Gemericik nyanyian air Perlahan menyapa pagi nan cantik Mentari tersenyum laksana…
Menyulam Rindu
Puisi karya : TeHera Lembaran benang kugenggam erat Kusut, bertaut, tak berurut Helai demi…
Hari Pahlawan 10 November
Puisi karya: Arsiya Oganara Merdeka atau Mati, pekik Bung Tomo awali semangat mempertahankan negeri Kala…
CINTA dalam BISIK DEDAUNAN
Puisi karya TeHera Dalam diam dan berjuta harapan Do’a-do’a pun dilangitkan Mudahkan segenap perjuangan…
Palestina, Indonesia, Flotilla
Puisi karya Arsiya Oganara Indonesia dan Global Sumud Flotilla kembali berjuang membuka blokade bantuan kemanusian…
Khadijah, Ummul Mukminin
Puisi karya Arsiya Oganara Khadijah, Ummul Mukminin, suku Quraisy garis keturunan terhubung dengan Rasulullah,…
Palestina dan Indonesia
Puisi Esai karya Arsiya Oganara Kala itu, enam September seribu sembilan ratus empat puluh empat….
Palestina, Deritamu Dulu Hingga Kini
Puisi karya Arsiya Oganara Palestina di ambang kehancuran. Dua maret dua ribu dua puluh…
Merdeka!
Puisi karya Arsiya Oganara Delapan puluh tahun silam, derap langkah jarum jam menepi di angka…
Retak yang Tak Terdengar
Puisi karya Kiandra Menumpahkan seluruh tinta hitam Kutaruh diatas kertas yang kusam Kugoreskan dengan…
Dibalik Pintu Kayu
Puisi karya Kiandra Terbangun, oleh beribu batu bata Tersadar, oleh cahaya harapan dari ujung…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
