Milenianews.com, Pamekasan– Dusun Sumber, Desa Panaguan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, menyimpan cerita haru pada Rabu (22/1/2025). Kebahagiaan terpancar dari wajah warga setempat saat menerima mukenah baru dari Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) BMH. Penyerahan mukenah ini bukan sekadar pemberian materi, tetapi juga bentuk nyata kepedulian yang menyentuh hati.
Salah satu penerima manfaat, Jumma, tak dapat menyembunyikan rasa syukur dan bahagianya. Dengan senyum tulus, ia mengungkapkan, “Terima kasih kepada BMH yang sudah memberikan mukenah baru. Kami merasa sangat diperhatikan, apalagi mukenah ini akan membantu kami dalam beribadah dengan lebih nyaman.”
Momen sederhana itu menjadi istimewa bagi warga Dusun Sumber yang selama ini jarang tersentuh bantuan serupa. Bagi mereka, mukenah baru adalah simbol perhatian yang membuat ibadah semakin bermakna.

Imam Muslim, kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Timur, menjelaskan tujuan mulia di balik program ini. “Melalui mukenah baru ini, kami berharap warga dapat lebih nyaman dalam menjalankan salat. Kebahagiaan mereka adalah motivasi kami untuk terus menebar kebaikan di pelosok-pelosok negeri,” tuturnya dalam rilis yang diterima Milenianews.com.
Baca Juga : Kisah Haru di Bitung: Mukena dari BMH Bahagiakan Mualaf Filipina
BMH terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya mereka yang berada di pelosok, membawa manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Program ini adalah bukti nyata bahwa kebaikan bisa dirasakan hingga ke sudut-sudut yang jarang dijangkau.
Melalui program seperti ini, BMH mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melahirkan senyum bahagia di hati mereka yang membutuhkan. “Mari bersama ukir kebaikan yang bermakna, agar semakin banyak warga pelosok yang dapat merasakan manfaat dari uluran tangan kita,” tambah Imam Muslim.
Kisah sederhana ini menjadi pengingat bahwa sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan, dampaknya bisa besar dan membekas di hati penerima. Bersama BMH, kebaikan menjadi nyata dan senyum bahagia terus terukir di wajah-wajah penuh syukur.












