Dosen Akuntansi Syariah IAI SEBI Ikuti Sharing Session IAPI, Perkuat Kompetensi Auditor Syariah

Ketua Program Studi (Kaprodi) dan dosen Program Studi S1 Akuntansi Syariah Institut Agama Islam SEBI (IAI SEBI) mengikuti Sharing Session of IAPI (SIAP) yang diselenggarakan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) secara daring pada 21 Oktober 2026. (Foto: Dok SEBI)

Milenianews.com, Depok, 21 Oktober 2026 — Ketua Program Studi (Kaprodi) dan dosen Program Studi S1 Akuntansi Syariah Institut Agama Islam SEBI (IAI SEBI) mengikuti Sharing Session of IAPI (SIAP) yang diselenggarakan secara daring pada 21 Oktober 2026. Kegiatan bertema “Memperkuat Peran Praktisi Syariah dan Pengembangan Profesi Akuntan Publik di Bidang Syariah” ini diselenggarakan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) melalui Komite Praktisi Syariah periode 2025–2029.

Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya Prodi S1 Akuntansi Syariah IAI SEBI untuk memperkuat relevansi kurikulum dengan perkembangan praktik dan profesi akuntansi syariah, khususnya dalam bidang audit dan kepatuhan syariah.

Kaprodi S1 Akuntansi Syariah, Ahmad Baehaqi, menilai forum tersebut penting sebagai sumber pembaruan pengetahuan dan referensi dalam pengembangan pembelajaran. “Perkembangan praktik dan standar di bidang akuntansi serta audit syariah perlu direspons melalui kurikulum yang adaptif. Hasil dari kegiatan ini dapat menjadi masukan dalam penguatan profil lulusan sebagai auditor, sekaligus dalam pembaruan kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) agar kompetensi yang dikembangkan selaras dengan kebutuhan profesi,” ujarnya.

Baca Juga : Institut SEBI Latih 38 Mahasiswa Squad Amanah Khidmat Integrasikan Kerja dan Nilai Spiritual

Melalui partisipasi dalam forum profesional ini, Prodi S1 Akuntansi Syariah IAI SEBI berupaya memperkuat keterkaitan antara pembelajaran akademik dan kebutuhan praktik. “Langkah ini diharapkan dapat mendukung lahirnya lulusan yang memiliki kompetensi akuntansi, pemahaman kepatuhan syariah, serta kesiapan menghadapi perkembangan profesi auditor di bidang syariah,” kata Ahmad Baehaqi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *