Institut SEBI Bersama ICMI Depok dan Yayasan BIMAN Sepakati Beasiswa Magister untuk Aktivis Sosial

Institut Agama Islam SEBI  meneken  Nota Kesepahaman Bersama dengan ICMI  Kota Depok dan Yayasan Bina Pemuda Nusantara (BIMAN) terkait penyiapan dan penyelenggaraan Program Beasiswa Magister (S2) bagi para aktivis, penggerak komunitas, dan pelaku pemberdayaan sosial, Senin, 31 Agustus 2026, di Depok. (Foto: Dok STEI SEBI)

Milenianews.com, Depok– Institut Agama Islam SEBI secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dengan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kota Depok dan Yayasan Bina Pemuda Nusantara (BIMAN) pada Senin, 31 Agustus 2026, di Depok. Kerja sama ini berfokus pada penyiapan dan penyelenggaraan Program Beasiswa Magister (S2) bagi para aktivis, penggerak komunitas, dan pelaku pemberdayaan sosial.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan secara langsung oleh Rektor Institut SEBI Sigit Pramono, Ph.D.,  Ketua ICMI Kota Depok Prof. Sri Harjanto, serta Ketua Umum Yayasan BIMAN Prof. Agustino Zulys. Kesepakatan yang berlaku selama empat tahun ini lahir dari kesamaan visi ketiga lembaga dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta memperkuat kepemimpinan sosial di tengah masyarakat.

Melalui kemitraan ini, para pihak sepakat untuk membuka akses pendidikan pascasarjana bagi sumber daya manusia yang memiliki rekam jejak pengabdian masyarakat. Program ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pendalaman akademis, tetapi juga mencakup pembinaan karakter, penguatan kapasitas manajerial lembaga, serta pendampingan program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Baca Juga : Institut SEBI Luncurkan Lima Skema Beasiswa Afirmasi dan Program Orang Tua Asuh untuk Driver Ojol, Buruh, dan Aktivis

Rektor Institut SEBI Sigit Pramono, Ph.D.  menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mencetak pemimpin sosial yang kompeten, profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan publik.” Lingkup kerja sama mencakup penjaringan dan seleksi calon penerima beasiswa melalui jaringan para pihak, pelaksanaan perkuliahan di Institut SEBI, hingga evaluasi berkala terhadap kontribusi sosial para mahasiswa penerima beasiswa,” kata Sigit Pramono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *