News  

TISI Deklarasikan Maestro Penyair Indonesia Taufiq Ismail Calon Peraih Nobel Sastra Dunia

penyair Taufiq Ismail

Milenianews.com, Jakarta – Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI) mengusulkan maestro penyair Taufiq Ismail sebagai calon peraih Nobel Sastra Dunia. Pembacaan deklarasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TISI Octavianus Masheka bersama para peserta dan undangan yang hadir dalam peluncuran buku antologi puisi “Merdeka Katamu” karya 81 penyair. Acara berlangsung di Aula Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Minggu (6/9) lalu.

Octavianus Masheka memimpin pembacaan pernyataan dukungan tersebut di hadapan para sastrawan, budayawan, akademisi, dan mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa dukungan ini lahir dari konsistensi Taufiq Ismail dalam menyuarakan isu-isu sosial dan kebangsaan.

“Kami dari komunitas sastra Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI) sebagai pelaku sastra Indonesia turut mendukung sepenuhnya (Bapak) Taufiq Ismail sebagai penyair untuk ikut dalam kompetisi peraih hadiah Nobel Sastra Dunia,” ujar Octavianus.

Baca juga: LSBPI MUI Gelar Workshop Menulis Cerpen Palestina: Menyuarakan Kemanusiaan dan Perlawanan Lewat Sastra

Ia menambahkan, pengamatan TISI menunjukkan bahwa karya-karya puisi Taufiq Ismail konsisten mengangkat persoalan masyarakat dan bangsa Indonesia sejak era 1966 hingga saat ini. Kehadiran karya-karya bertema kebangsaan tersebut menjadi pertimbangan utama TISI untuk mengusulkan nama sang maestro ke tingkat internasional.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia ini, diawali dengan sambutan dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono. Acara dilanjutkan dengan diskusi sastra yang menghadirkan Octavianus Masheka, Esha Tegar Putra, serta Helvy Tiana Rosa, dengan Ewith Bahar bertindak sebagai moderator.

Baca juga: Acobean Studio dari Tulungagung Juara Kompetisi Projection Mapping di Singapura

Sejumlah tokoh sastra dan penyair nasional turut hadir serta tampil membacakan puisi, di antaranya Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri dan Jose Rizal Manua. Selain itu, parade baca puisi juga diisi oleh Nissa Renganis, Fatin Hamama, Boyke Sulaiman, Imam Ma’arif, Nana, dan Rissa Churia.

“Melalui deklarasi ini, TISI berharap karya-karya sastra Indonesia dapat memperoleh ruang apresiasi yang lebih luas di kancah internasional. Langkah ini diharapkan menjadi pendorong semangat bagi generasi muda untuk terus merawat tradisi literasi dan membawa kebudayaan Indonesia ke panggung dunia,” harap Octavianus.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *