Milenianews.com, Sukabumi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi kembali menegaskan posisinya sebagai Kampus Digital Kreatif dengan sukses menggelar Seminar Kemerdekaan Digital bertajuk “AI for Education Excellence: Dari AI hingga Robotika” pada Rabu (26/8). Mengusung sub-tema “Inovasi Teknologi untuk Guru Kreatif di Era Digital”, gelaran yang berlangsung di Laska Hotel Sukabumi ini dibanjiri guru yang sangat antusias menyerap transformasi teknologi pembelajaran modern.
Acara dibuka dengan pemaparan inspiratif dari jajaran keynote speaker terkemuka, yakni I Setiawan selaku Korwas KCD Wilayah V dan Dadi Afyaman selaku Ketua MKPS SMK KCD Wilayah V. Keduanya sepakat bahwa penguasaan teknologi mutakhir oleh para pendidik adalah kunci utama dalam mencetak generasi emas yang berdaya saing global.
Baca juga: Head of DICO Sukabumi Soroti Peran AI Sebagai Pendongkrak Industri Kreatif
DICO di Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Sukabumi
Suasana ruangan seminar semakin bergelora saat pemateri pertama, Nurul Ichsan selaku Head of Digital Creative Community (DICO), naik ke atas panggung. Dengan gaya penyampaian yang energik dan komunikatif, Nurul langsung membakar semangat para peserta dengan membedah jajaran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang siap menjadi “asisten pribadi” para guru, seperti ChatGPT, Google Flow, hingga CapCut.
Tak sekadar memberikan teori, suasana kelas semakin hidup ketika Nurul memboyong peserta masuk ke dalam sesi AI Clay Master Class. Dalam sesi praktik langsung ini, para guru diajak melompati batasan metode mengajar konvensional. Berbekal panduan taktis yang telah disiapkan, para peserta secara serentak membuat video interaktif yang menarik secara real-time.
Seluruh peserta tampak sangat antusias dan berdecak kagum saat menyaksikan ide yang rumit dapat disulap menjadi media visual interaktif hanya dalam hitungan menit lewat sentuhan AI. Di tengah-tengah keseruan praktik mandiri tersebut, Nurul menyampaikan rahasia penting dalam memanfaatkan kecerdasan buatan agar hasil yang diperoleh maksimal dan tepat sasaran.
“Kunci utama dalam berinteraksi dengan AI ada pada kejelasan instruksi. Semakin bagus dan presisi inputan atau prompt yang dikirimkan ke AI, maka akan semakin bagus dan relevan pula hasil atau output yang dihasilkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar kita di sekolah,” tegas Nurul di hadapan para peserta, Rabu (26/8).
Di penghujung sesinya yang penuh dengan dorongan motivasi, Nurul Ichsan memberikan pesan mendalam yang memicu keberanian para pendidik untuk tidak ragu melangkah dan beradaptasi dengan era digital. “Jangan pernah takut dengan perubahan teknologi. Kuncinya adalah terus konsisten berkarya, jangan pernah berhenti belajar hal-hal baru, dan yang paling utama: jangan takut untuk memulai!” pungkasnya disambut tepuk tangan gemuruh dari seluruh peserta.
Melalui Seminar Digital Kemerdekaan Digital ini, UBSI Kampus Sukabumi terus berkomitmen untuk menjadi motor penggerak dalam memfasilitasi peningkatan kompetensi digital para tenaga pendidik, demi terwujudnya pendidikan Indonesia yang lebih inovatif, kreatif, dan unggul di masa depan.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













