Milenianews.com, Bogor–Bertempat di Aula Prof.Dr.KH. Didin Hafidhuddin, M.S., SD IT Dinamika Umat, Telaga Kahuripan, Bogor, Jawa Barat, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin, (24/8/2026), yang bertepatan 11 Rabiul Awal 1448 H.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 sampai menjelang Dzuhur ini bertajuk “Menjadi Generasi Muda Menyebarkan Kebaikan Mengikuti Jejak Nabi”. Dalam kesempatan ini panitia menghadirkan story teller, Dwiyantara yang akrab disapa Kak Iyan dari Yatim Mandiri, Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan di sekolah yang menjadi Model Sekolah Bersih Tanpa Cleaning Service ini berlangsung khidmat diawali shalawat Mahalul Qiyam, dipimpin Kepala SDIT Dinamika Umat, Asep Kusnadi, M.Pd.I., yang dibantu beberapa orang guru serta diikuti seluruh murid melafalkan dengan khusyuk.

Dilanjutkan penampilan marawis di bawah bimbingan Muhammad Divo Raja, guru kelas 2. Setelah pembacaan ayat suci Alquran oleh Qisya Qanita kelas 6 dan saritilawah oleh Jenna Shazia Alnaira dari kelas 2 dilanjutkan penampilan dai cilik, Alkalifi Zahran Sabir dari kelas 5.
Baca Juga : SD IT Dinamika Umat Gelar Performance Day, Angkat Budaya Nusantara
Murid kelas 1 membaca doa harian dan hafalan surat pendek. Dilanjutkan penampilan dai cilik Syaqira dari kelas 3 dan murid kelas 4 menampilkan shalawat Rahmatun lil’alamiin, sebuah lagu religi populer yang dinyanyikan oleh Maher Zain sebagai bentuk pujian dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Sampai pada acara puncak, Kak Iyan dari Yatim Mandiri didaulat mendongeng di hadapan 325 murid yang sangat antusias menyimak kisah yang dibawakan dengan jenaka. Dibantu alat musik gitar dan boneka bernama Cilup dan Semut Merah, berbagi kisah kejujuran dan menjaga kebersihan lingkungan.

‘’Dongeng tadi berpesan mengajak anak-anak dalam peringatan Maulid bukan hanya seremonial tapi momentumnya agar anak-anak lebih sayang kepada Rasul-Nya, lebih cinta lagi kepada Nabi-Nya, melebihi apapun,’’ ujar Kak Iyan seperti dikutip dalam rilis yang diterima Milenianews.com, Senin (24/8/2026).
Penyampaian cerita melalui dongeng, lanjut Kak Iyan, dengan membawa karakter boneka seperti Cilup dan Semut Merah dengan penokohan seperti tokoh antagonis tetapi hatinya baik. ‘’Itu yang diajarkan Rasulullah SAW, kebaikan dikerjakan harus dengan hati yang baik dan ikhlas,’’ tandasnya.
Baca Juga : SD IT Dinamika Umat Gelar DU Camp 2025
Sementara itu, Kepala SDIT Dinamika Umat, Asep Kusnadi, M.Pd.I, menyambut baik dan penuh syukur kegiatan peringatan maulid di lembaga yang dikomandoinya. ‘’Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, acara ini selain menumbuhkan cinta dan kasih sayang kepada Rasul, juga kasih sayang kepada yatim sebagaimana dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW,’’ kata ayah empat anak ini.
‘’Jadi sesuailah tema yang kita laksanakan hari ini, sambil kita mengaji, mengenal sosok baginda Rasul, perjalanan kehidupannya, juga meneladani kasih sayang baginda Rasul kepada anak yatim,’’ tutur pria kelahiran Bogor 45 tahun silam.

Asep, begitu dia akrab disapa, menginformasikan melalui pesan singkat di grup WhattApp kelas kepada orang tua murid untuk membekali anak-anaknya dengan menyiapkan infak terbaik. ‘’Sehingga, setelah mengaji anak-anak diimbau untuk berinfak berbagi kepada anak yatim,” ujarnya.
‘’Terima kasih kepada orang tua murid, ibu, bapak guru yang sudah memfasilitasi kegiatan ini semoga dari kegiatan sederhana ini lahir anak-anak yang saleh-salehah untuk mengikuti jejak Rasullah SAW yakni mencintai anak yatim,’’ tandasnya.
Baca Juga : Class Meeting 2025 SD IT Dinamika Umat: Dari Mini Soccer sampai Dagongan
Perwakilan dari Yatim Mandiri, Yanwar Adiyta, mengatakan bahwa program dakwah melalui dongeng yang menyasar lembaga pendidikan. ‘’Ini merupakan program Safari Berkisah, berdakwah melalui dongeng. Kita ingin memberi hiburan sekaligus motivasi kepada anak-anak melalui kisah-kisah inspiratif,’’ ujarnya.
Pihaknya, melalui program Safari Berkisah juga akan menyalurkan bantuannya ke daerah yang mengalami bencana alam. ‘’Program ini juga salah satunya kami salurkan untuk korban gempa NTT, selain itu untuk mendukung Palestina,’’ ujar Yanwar seraya menambahkan berkantor di daerah Lapangan Sempur, Bogor, dan saat ini membina 200-an anak yatim dhuafa. N













