Mahasiswa Institut SEBI Ikuti Kuliah Umum IAPI tentang Profesi Akuntan Publik dan Pengembangan Karir di KAP

Sebanyak 39 mahasiswa Prodi  Akuntansi Syariah Institut SEBI mengikuti Kuliah Umum Pengenalan Profesi Akuntan Publik dan Pengembangan Karir di Kantor Akuntan Publik (KAP) yang diadakan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (27/6/2026). (Foto: Dok SEBI)

Milenianews.com, Depok– Sebanyak 39 mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah Institut SEBI mengikuti Kuliah Umum Pengenalan Profesi Akuntan Publik dan Pengembangan Karir di Kantor Akuntan Publik (KAP) yang diselenggarakan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Dari Kampus ke Dunia Profesional: Simbiosis Menuju Akuntabilitas dan Keunggulan Global” ini bertujuan memperkenalkan profesi akuntan publik, peluang karier di KAP, serta jalur sertifikasi Certified Public Accountant (CPA) of Indonesia kepada mahasiswa.

Acara dibuka oleh Sempurna Bahri, Dewan Pengurus Nasional IAPI sekaligus Ketua Dewan Pengembangan Wilayah IAPI. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menyiapkan generasi akuntan yang memiliki integritas, kompetensi, dan daya saing global di tengah perkembangan profesi yang semakin dinamis.

Kuliah umum dipandu oleh Roza Mulyadi, Managing Partner KAP Roza Eko & Boy sekaligus Dewan Pengembangan Wilayah IAPI.

Materi pertama disampaikan oleh Juan Ramon Junius Siahaan, Ketua Komite Asistensi dan Implementasi Standar Profesi IAPI sekaligus Partner KAP Liana Ramon Xenia & Rekan.

Dalam pemaparannya, Juan menjelaskan bahwa profesi akuntan publik saat ini tidak lagi terbatas pada jasa audit laporan keuangan. KAP telah berkembang menjadi penyedia berbagai layanan profesional, mulai dari perpajakan, konsultasi bisnis, forensic accounting, sustainability reporting, hingga digital transformation dan cybersecurity.

Baca Juga : Prodi Akuntansi Syariah Institut SEBI Gandeng Mekari University,  Perkuat Kompetensi Teknologi Digital Mahasiswa

Ia juga menegaskan bahwa akuntan publik yang memiliki kompetensi sesuai standar internasional memiliki peluang karier yang sangat luas.

“Akuntan publik yang berkompetensi sesuai standar internasional memiliki peluang karier global sebagai auditor, konsultan, maupun profesional di perusahaan multinasional.”

Menurutnya, transisi dari kampus menuju dunia profesional menuntut mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi, membangun reputasi, dan memperluas jejaring profesional.

Pada sesi berikutnya, Fiantonius Sihotang, Ketua Dewan Sertifikasi IAPI dan Partner KAP Asthon Michael Hasudungan dan Rekan, memaparkan tahapan untuk memperoleh gelar Certified Public Accountant (CPA) of Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa untuk menjadi akuntan publik, seseorang harus melalui tiga tahapan utama, yaitu:

  • Mengikuti dan lulus Ujian Profesi Akuntan Publik (CPA of Indonesia);
  • Lulus verifikasi dan penilaian pengalaman kerja bidang audit laporan keuangan;
  • Memperoleh izin praktik dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Fiantonius juga menjelaskan bahwa kurikulum dan ujian CPA Indonesia telah diselaraskan dengan standar internasional IFAC sehingga menjadi bukti kompetensi yang diakui negara dan investor global.

Menutup paparannya, ia mengutip pesan inspiratif dari Warren Buffet:

“The best investment you can make is an investment in yourself. The more you learn, the more you’ll earn.”

Sesi terakhir disampaikan oleh Lady Karlinah, Anggota Komite Perpajakan IAPI dan Managing Partner Persek dan KKP Lady Karlinah & Rekan.

Baca Juga : HIMA Akuntansi Syariah Institut SEBI Gelar Grand Closing SHACFEST 2026, Usung Tema “Sharia Accounting as a Path to Ethical and Future-Oriented Competence”

Ia menjelaskan bahwa layanan perpajakan di KAP memiliki ruang lingkup yang sangat luas, mulai dari penyusunan SPT, tax planning, tax dispute resolution, transfer pricing, hingga tax due diligence dan international tax services.

Menurutnya, perkembangan regulasi dan kompleksitas bisnis menjadikan profesi perpajakan sebagai salah satu bidang yang sangat prospektif bagi lulusan akuntansi.

Ketua Program Studi Akuntansi Syariah SEBI, Ahmad Baehaqi, menyampaikan apresiasi kepada IAPI atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kuliah umum ini memberikan wawasan yang sangat berharga bagi mahasiswa mengenai berbagai peluang profesi yang dapat ditekuni setelah lulus. Mahasiswa tidak hanya mengenal profesi auditor, tetapi juga memahami bahwa akuntan publik memiliki peran strategis dalam bidang perpajakan, konsultasi, keberlanjutan, hingga transformasi digital. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memotivasi mahasiswa untuk mempersiapkan kompetensi profesional sejak di bangku kuliah, termasuk mempertimbangkan sertifikasi CPA sebagai bagian dari pengembangan karier mereka,” kata Ahmad Baehaqi.

Baca Juga : Institut SEBI Gelar Seminar dan Grand Closing Sharia Banking Competition (SBC) 2026, Dorong Transformasi Ekonomi Syariah Jawa Barat

Ia juga berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi dapat terus diperkuat dalam rangka menyiapkan lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu berkontribusi terhadap peningkatan akuntabilitas dan tata kelola di Indonesia.

Partisipasi 39 mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah Institut SEBI dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia profesi akuntan publik dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di era global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *