Milenianews.com, Jakarta – Banyak mahasiswa baru mulai memikirkan karier setelah lulus. Namun, Syeren Peimeng memilih melangkah lebih cepat. Saat masih menjalani kuliah, ia sudah membangun startup sekaligus menambah pengalaman profesional di industri kreatif.
Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Cyber University angkatan 2024 itu menjadi contoh bagaimana dunia kampus kini tidak lagi hanya soal ruang kelas dan teori.
Bangun Startup Sejak Mahasiswa
Syeren saat ini aktif mengembangkan startup kreatif bernama Sleective. Selain itu, di lingkungan kampus ia dipercaya menjabat sebagai Ketua UKM Kewirausahaan.
Lewat peran tersebut, ia fokus membangun kepemimpinan mahasiswa serta merancang program inovatif yang mendorong semangat bisnis di kalangan generasi muda.
Langkah ini menunjukkan bahwa mahasiswa bisa mulai membangun portofolio sejak dini, bukan menunggu wisuda.
Perkuat Pengalaman Industri
Selain mengembangkan startup, Syeren juga menjalani magang selama enam bulan di PT Republik Desain Indonesia. Dalam program tersebut, ia bekerja sebagai desainer grafis dan ilustrator.
Ia menangani berbagai proyek agensi kreatif, mulai dari desain visual hingga layanan pelanggan. Pengalaman itu memberinya gambaran nyata tentang kebutuhan industri digital.
Baca juga: Pemilihan Ketua HIMASTI Cyber University Digelar Online, Libatkan Mahasiswa Prodi STI
“Pengalaman praktik langsung menjadi kunci bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan industri digital secara nyata, bukan hanya dari sisi teori,” ujar Syeren di Jakarta, Senin (20/4).
Aktif Menulis dan Berkarya
Tak berhenti di sana, Syeren juga ikut menulis buku kolaboratif bertema Interaksi Manusia dan Komputer. Dalam karya itu, ia membahas desain antarmuka pengguna atau user interface.
Topik tersebut penting karena menghubungkan kreativitas visual dengan teknologi yang ramah pengguna.
Kampus Dorong Lulusan Siap Kerja
Ketua Prodi Bisnis Digital Cyber University, Vivi Afifah, mengapresiasi capaian mahasiswanya. Menurutnya, keberhasilan Syeren lahir dari kurikulum yang menyesuaikan kebutuhan industri.
“Kami berkomitmen mendorong mahasiswa untuk belajar berbasis praktik dan pengalaman industri nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, Cyber University sebagai Cyber University menghadirkan program CLP (Company Learning Program) 3+1. Mahasiswa kuliah tiga tahun, lalu menjalani satu tahun magang di industri mitra kampus.
Bukti Pendidikan Adaptif
Kisah Syeren memperlihatkan bahwa pendidikan tinggi kini menuntut adaptasi cepat terhadap perubahan zaman. Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga perlu membangun karya, pengalaman, dan jaringan profesional.
Dengan model pembelajaran seperti ini, kampus diharapkan mampu melahirkan lebih banyak inovator muda yang siap bersaing di ekosistem digital nasional.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













