News  

BMH Gelar Kampung Ramadhan Pedalaman di Pulau Sabuntan Sumenep, Hadirkan Buka Puasa, Bingkisan Lebaran, dan Penguatan Dakwah

Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menghadirkan program Kampung Ramadhan Pedalaman di Pulau Sabuntan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Sumenep– Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menghadirkan program Kampung Ramadhan Pedalaman di Pulau Sabuntan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Program ini dirancang untuk menghadirkan kebahagiaan Ramadhan sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat di wilayah kepulauan yang relatif terpencil.

Melalui program tersebut, BMH menyelenggarakan berbagai kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kegiatan itu meliputi buka puasa dan sahur bersama warga pedalaman, pembagian paket bingkisan lebaran, bazar Ramadhan, penguatan program Dai Tangguh Pedalaman, serta pembangunan sarana ibadah.

Kehadiran program ini disambut hangat oleh masyarakat setempat. Salah satu penerima manfaat, Rus’at, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada warga Pulau Sabuntan.

“Terima kasih kepada BMH dan para donatur yang telah menghadirkan kebahagiaan Ramadhan bagi masyarakat di Pulau Sabuntan,” ujarnya.

Menjangkau Daerah Terpencil

Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, menjelaskan bahwa program Kampung Ramadhan Pedalaman merupakan komitmen BMH untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil agar mereka juga merasakan keberkahan bulan suci.

“Melalui program ini kami ingin memastikan masyarakat di wilayah pedalaman tetap merasakan kebahagiaan Ramadhan, sekaligus mendapatkan dukungan dalam kegiatan dakwah dan sosial,” jelasnya.

Program ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat. Selain membantu pemenuhan kebutuhan konsumsi selama Ramadhan, masyarakat juga memperoleh bingkisan lebaran serta akses terhadap kegiatan keagamaan yang lebih intens melalui kehadiran para dai di wilayah pedalaman.

Baca Juga : BMH Gelar Munajat Nuzulul Qur’an Serentak di 24 Kota Jawa Timur Bersama 1.447 Dai dan Santri

Pembangunan sarana ibadah yang menjadi bagian dari program tersebut juga diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi masyarakat Pulau Sabuntan. Dengan fasilitas yang lebih memadai, aktivitas keagamaan dan kebersamaan warga dapat terus berkembang bahkan setelah Ramadhan berakhir.

Melalui Kampung Ramadhan Pedalaman, BMH menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat menjangkau hingga wilayah kepulauan. Program ini tidak hanya menghadirkan bantuan sesaat, tetapi juga memperkuat fondasi spiritual dan kebersamaan masyarakat di daerah terpencil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *