Milenianews.com – Minggu sore yang seharusnya berjalan biasa di kawasan Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakukkang, berubah menjadi tragedi. Permainan perang-perangan yang dilakukan sekelompok remaja berakhir dengan kabar duka.
Seorang remaja berusia 18 tahun, Betrand Eka Prasetyo, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tertembak oleh oknum perwira polisi saat aparat merespons laporan warga mengenai dugaan tawuran pada Minggu (1/3).
Peristiwa ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena aktivitas para remaja tersebut awalnya hanya berupa permainan menggunakan senjata mainan jenis omega gun dengan peluru jelly.
Bermula dari Laporan Dugaan Tawuran
Menurut keterangan resmi dari Polrestabes Makassar, insiden bermula setelah warga melaporkan adanya dugaan tawuran di lokasi kejadian.
Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, menjelaskan bahwa seorang perwira polisi berinisial Iptu N kemudian mendatangi lokasi untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
Saat tiba di lokasi, aparat mencoba mengamankan situasi. Dalam proses itu, Iptu N disebut sempat melepaskan tembakan peringatan.
Namun situasi berubah ketika korban diduga berusaha melepaskan diri. Dalam momen tersebut, senjata api yang dibawa oleh Iptu N dilaporkan meletus dan mengenai korban.
Baca juga: Pria di Bantul Tewas Dibacok OTK Saat Tidur, Polisi Duga Pembunuhan Terencana
Polisi Tetapkan Oknum Perwira sebagai Tersangka
Setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap oknum perwira yang terlibat.
Penyidik dari Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar bersama Propam melakukan olah tempat kejadian perkara serta menyita senjata api yang digunakan sebagai barang bukti.
Polisi kemudian menetapkan Iptu N sebagai tersangka dalam kasus ini.
Selain itu, jenazah korban juga menjalani autopsi guna memastikan penyebab kematian secara forensik.
Transparansi Penanganan Kasus Jadi Sorotan
Kasus ini kembali memunculkan perhatian publik terkait prosedur penggunaan senjata api oleh aparat penegak hukum.
Dalam setiap situasi penindakan, penggunaan senjata api memiliki aturan dan prosedur ketat. Oleh karena itu, penyelidikan mendalam diperlukan untuk memastikan apakah tindakan aparat telah sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
Di tengah berkembangnya informasi yang cepat di ruang publik, transparansi penanganan kasus menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Tragedi ini tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga korban, tetapi juga membuka diskusi luas mengenai batas penggunaan senjata api dalam situasi penegakan hukum di ruang publik.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













