Milenianews.com, Jakarta – Lebaran di Jakarta punya rasa yang berbeda. Jalanan lengang, udara terasa lebih ringan, dan kota yang biasanya riuh berubah menjadi lebih tenang. Bagi Anggun (23), momen itu bukan sekadar suasana, melainkan tradisi yang ia nikmati setiap tahun.
Sebagai warga Jakarta Timur yang tidak pernah mudik, ia terbiasa menghabiskan hari raya dengan berkeliling ke rumah saudara di dalam kota. Biasanya ia mengandalkan TransJakarta atau MRT Jakarta untuk berpindah dari satu titik ke titik lain.
Karena itu, ketika mendengar rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggratiskan transportasi umum saat Idulfitri 1447 Hijriah, Anggun langsung antusias.
“Biasanya saya keliling ke rumah saudara di Jakarta aja. Naik Transjakarta atau MRT. Kalau nanti benar digratiskan, tentu membantu banget,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (27/2).
Ongkos Kecil, Dampak Besar
Sekilas, ongkos transportasi mungkin terlihat sepele. Namun bagi Anggun, biaya bolak-balik ke beberapa lokasi dalam sehari tetap terasa, apalagi di tengah pengeluaran Lebaran yang meningkat.
Ia harus menyiapkan uang untuk membeli makanan, berbagi dengan keponakan, hingga kebutuhan mendadak lainnya. Karena itu, penghematan sekecil apa pun tetap berarti.
“Kadang kita nggak sadar, tapi kalau dihitung-hitung lumayan juga. Apalagi kalau harus pindah-pindah tempat. Kalau gratis, uangnya bisa dialihkan buat kebutuhan lain,” katanya.
Selain membantu secara finansial, kebijakan ini juga menurutnya bisa mendorong warga menikmati Lebaran di ibu kota tanpa beban tambahan.
Baca juga: Banyak yang Mengalami Ini Saat Ramadan, Kini TransJakarta Akhirnya Ambil Keputusan
Lebaran yang Lebih Tenang
Anggun justru menyukai Jakarta saat Lebaran. Ketika sebagian besar warga mudik, kota terasa lebih lapang. Kemacetan berkurang. Waktu tempuh lebih singkat.
“Lebaran di Jakarta itu beda. Jalanan nggak terlalu macet, suasananya lebih tenang. Kalau transportasi umum gratis, mungkin makin banyak yang memilih tetap di sini,” tuturnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan rencana tersebut sebagai bagian dari program Ramadan bertema “Mudik ke Jakarta”. Ia memastikan layanan seperti LRT Jakarta, TransJakarta, dan MRT Jakarta akan digratiskan saat hari raya.
“Pada saat Idul Fitri kami akan menggratiskan transportasi yang ada di Jakarta,” kata Pramono.
Harapan yang Menunggu Realisasi
Meski masih berupa rencana, kabar ini sudah lebih dulu menumbuhkan harapan. Bagi Anggun, kebijakan itu bukan hanya soal gratis atau tidak, melainkan soal kemudahan dan perhatian pemerintah terhadap warganya.
“Semoga pelaksanaannya tertib dan nyaman. Kalau bisa konsisten tiap tahun juga bagus,” ucapnya.
Di tengah tradisi mudik yang selalu identik dengan perjalanan jauh, ada juga mereka yang memilih tetap tinggal di Jakarta. Jika transportasi benar-benar digratiskan, mungkin Lebaran di ibu kota bukan lagi sekadar pilihan, tetapi pengalaman yang lebih ringan, hemat, dan menyenangkan.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.







