Milenianews.com, Cibubur– Selasa pagi, 24 Februari 2026, ruang pertemuan Sekolah Bakti Mulya (BM) 400 Cibubur menjadi titik temu dua institusi pendidikan yang sama-sama menaruh perhatian besar pada tata kelola dan mutu. Delegasi dari Madrasah Pembangunan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan kunjungan studi tiru guna mempelajari secara langsung sistem manajemen, strategi branding, penguatan mutu akademik, inovasi pembelajaran, serta layanan peserta didik dan orang tua yang diterapkan di lingkungan BM 400.
Hadir dalam rombongan tersebut Prof. Dr. Asep Syarifudin Hidayat, SH., MH. (guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus Pengurus YBKP Bakti Mulya 400), Drs. H. Teguh Sarwono, M.Si. (Direktur Badan Usaha Sekolah (BUS)), Abdul Halim Mahmudi, S.H.I. (Plt. Wakil Direktur Bidang Administrasi Umum dan Keuangan BUS), Prof. Dr. Zulfiani, S.Si., M.Pd. (Plt. Wakil Direktur Bidang Akademik dan IT BUS), Eny Supriyati Rosyidatun, S.Si., M.A. (Plt. Penjaminan Mutu BUS), M. Agung Sya’ban, S.E. (Plt. Kepala Bagian SDM dan Keuangan pada Madrasah Pembangunan), Firman Hamdani, M.Ag. (Plt. Kepala Bagian Pendidikan pada Madrasah Pembangunan), Efron Paulusia, S.E. (Plt. Kepala Bagian Umum pada Madrasah Pembangunan), M. Ahsanul Umam, S.Pd. (Plt. Kepala Subbagian Humas pada Madrasah Pembangunan), Ahmad Shohibul Wafa ZA., M.Pd., (Plt. Koordinator Pengembangan Pembelajaran pada Madrasah Pembangunan) dan Tri Suwarno Handoko Noviyanto, S.Pd., M.Pd. (Arsiparis Ahli Pertama pada Badan Usaha Sekolah).
Baca Juga : Sudirman Said: Sekolah BM 400 Cibubur Berpotensi Cetak Pemimpin Bangsa Berintegritas
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda penguatan kelembagaan yang berada di bawah naungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, khususnya melalui Badan Usaha Sekolah (BUS) yang menaungi unit pendidikan tersebut. Tidak sekadar kunjungan formal, studi tiru ini menjadi forum pertukaran gagasan dan praktik baik (best practices) dalam pengelolaan lembaga pendidikan modern yang profesional dan berkelanjutan.

Forum Pembuka: Menyatukan Visi Pengelolaan Sekolah
Acara dibuka oleh MC, Wulan Yulian, pada pukul 09.00 WIB. Dalam sambutannya, Chief Operating Officer (COO) BM 400, Euis Tresna, M.Si., menekankan bahwa keberhasilan sekolah tidak lahir dari satu program unggulan semata, melainkan dari konsistensi sistem yang dirancang dengan visi jangka panjang.
“Sekolah hari ini bukan hanya institusi pendidikan, tetapi organisasi pembelajar yang harus adaptif, terukur, dan akuntabel. Manajemen yang kuat adalah fondasi lahirnya layanan pendidikan yang unggul,” ujarnya.
Baca Juga : BM 400 Cibubur: Menumbuhkan Pemimpin Muda yang Berintegritas
Dalam kesempatan tersebut juga hadir pimpinan sekolah BM 400 di antaranya Hadi Suwarno, M.Pd. (Chief Academic Officer (CAO)), Raden Saiful Achmad, S.Pd. (General Affair & Procurement Division Head), Titim Wibawayati Asapa, S.Sos., M.Si. (Human Resources Division Head), Agusalim, S.E., Ak., M.Si. (Business & Finance Development), Slamet Suwanto, M.Pd. (Principal TK-SD Cibubur), Iryanto Yossa, M.Si. (Principal SMP–SMA Cibubur), Mendy Andriana, S.Hum., M.Pd. (Principal TK Jakarta), Leli Sugiarti, M.Si. (Principal SMP Jakarta), Andi Gunawan, M.LIS. (Principal SMA Jakarta) dan Hasanuddin, M.Pd. – Kepala Biro Umum & Administrasi Cibubur.
Sambutan tamu disampaikan oleh Direktur Badan Usaha Sekolah UIN, Drs. H. Teguh Sarwono, M.Si., yang menggarisbawahi pentingnya keterbukaan antar-lembaga dalam membangun mutu. Ia menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar langsung dari praktik pengelolaan di BM 400.
“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan unit pendidikan di lingkungan kami bertumbuh secara profesional, dengan sistem yang rapi dan strategi branding yang tepat. Karena di era kompetitif ini, mutu dan kepercayaan publik berjalan beriringan,” tuturnya.

Paparan Strategis: Dari Branding hingga Mutu Akademik
Sesi utama dipaparkan oleh Chief Academic Officer (CAO) BM 400, Hadi Suwarno, M.Pd. Dalam presentasi komprehensifnya, ia memaparkan model manajemen sekolah yang diterapkan di unit Jakarta dan Cibubur—mulai dari pengembangan kurikulum, penguatan budaya mutu, hingga tata kelola kehumasan dan media.
Baca Juga : Siswa Kelas 5 BM 400 Cibubur Gabungkan Aksi Beramal dan Kreativitas
Beberapa poin penting yang menjadi perhatian delegasi antara lain inovasi pembelajaran dan pengembangan program, pengelolaan kurikulum dan penguatan mutu akademik, layanan peserta didik serta sistem komunikasi dengan orang tua, ntegrasi manajemen SDM dan keuangan dalam menunjang mutu dan sistem manajemen dan strategi branding sekolah.
Diskusi berlangsung dinamis. Delegasi Madrasah Pembangunan UIN Jakarta menggali lebih dalam mengenai sistem penjaminan mutu internal, pengembangan SDM, serta strategi membangun citra lembaga berbasis kinerja nyata.

Kunjungan Lapangan: Menyaksikan Sistem dalam Praktik
Setelah sesi dialog, rombongan melakukan kunjungan ke sejumlah fasilitas sekolah, dipandu oleh Hasanuddin, M.Pd., selaku Kepala Biro Umum & Administrasi Cibubur. Kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat langsung implementasi sistem yang telah dipaparkan—mulai dari pengelolaan administrasi, layanan siswa, hingga penguatan kultur akademik di lingkungan sekolah.
Pertemuan ini menegaskan bahwa dalam lanskap pendidikan yang terus berubah, kolaborasi antar-lembaga menjadi keniscayaan. Studi tiru bukan sekadar agenda seremonial, melainkan proses saling belajar yang mempercepat pertumbuhan institusi.
Di ruang pertemuan itu, dua institusi pendidikan bertukar gagasan. Bukan hanya tentang program, tetapi tentang cara menjaga relevansi sekolah di era yang berubah cepat. Sebab pada akhirnya, kualitas pendidikan tidak dibangun dalam sunyi—melainkan melalui dialog, evaluasi, dan keberanian untuk terus belajar.













