Milenianews.com, Malang– Kebaikan harus seperti sinar mentari, terus menerangi bumi. Demikianlah semangat Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dalam melayani umat.
Belum lama ini di Jawa Timur BMH merealisasikan program layanan air bersih melalui peresmian sumur bor ke-236 di Jawa Timur.
Titik terbaru ini dihadirkan di Pondok Pesantren Bhumi Ngasor, Desa Bakalan, Bululawang, Kabupaten Malang, sebagai bentuk ikhtiar menghadirkan akses air bersih yang layak bagi para santri.

Tentu saja semua pihak menyambut gembira. Termasuk Pengasuh Pondok Pesantren Bhumi Ngasor, Kiyai Lukman Hakim. Ia langsung menyampaikan syukur dan terima kasih atas bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, kehadiran sumur bor ini sangat membantu. Sebelumnya kami memang punya sumur, tetapi kebutuhan air di pesantren masih sering kekurangan, apalagi saat aktivitas santri sedang padat. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur BMH,” ungkapnya.
Baca Juga : BMH Resmikan Sumur Bor Ke-237 di Jatim, Berlokasi di Madin dan TPQ Al-Fauzan: 367 Warga Bergembira
Bukan hanya kiyai, santri pun merasakan manfaat langsung dari program ini. Muhammad Irfan, menuturkan isi hatinya. “Terima kasih, BMH dan para donatur. Sekarang kami bisa lebih mudah mengambil air untuk wudhu, mandi, dan kegiatan harian,” tuturnya dengan penuh syukur.

Dari pihak BMH Jawa Timur, Imam Muslim, kepala Divisi Program dan Pendayagunaan, menegaskan bahwa program sumur bor merupakan salah satu prioritas utama dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
“Sumur bor ini adalah bagian dari komitmen BMH dalam menghadirkan kemanfaatan yang berkelanjutan. Kami berharap fasilitas ini dapat mendukung aktivitas para santri dan menjadikan lingkungan pesantren lebih sehat,” jelasnya.
Hadirnya akses air bersih kini lebih meneteramkan hati. Karena kegiatan ibadah, pendidikan, dan kebutuhan harian dapat berjalan tanpa hambatan.













