Beranda Lifestyle 3 Profesi Paling Dicari Dengan Sedikit Saingan

3 Profesi Paling Dicari Dengan Sedikit Saingan

Milenianews.com – Seiring dengan perkembangan teknologi, maka dunia kerja juga telah mengalami perkembangan yang sangat dinamis. Saat ini pun terdapat beragam jenis profesi yang paling banyak dicari perusahaan. Namun memang tidak sedikit juga jenis pekerjaan atau profesi yang sepi akan peminat tapi banyak dicari oleh perusahaan.

Sedikitnya peminat terhadap beberapa profesi ini bukan karena memiliki gaji tidak menjanjikan. Gajinya sangat menggiurkan hanya saja lulusan dari bidang terkait masih sedikit atau belum tersedia banyak.

Berdasarkan prediksi The Future of Jobs Report 2020 oleh The World Economic Forum (WEF) ada banyak pekerjaan yang akan populer bahkan 5 tahun kedepan.

- Advertisement -

Baca Juga : Calon Mahasiswa Wajib Tahu, 10 Profesi Menjanjikan di Masa Depan

Nah, untuk sobat milenia yang akan kuliah bisa memanfaatkan hal ini untuk memilih jurusan dengan prospek profesi kerja yang banyak dicari nantinya. Karena dengan melamar pada profesi tersebut, tidak hanya menjanjikan, tapi juga akan memiliki sedikit saingan.

- Advertisement -

Melansir dari laman Sobatsekolah.com, berikut daftar 5 profesi tersebut:

1. Aktuaris

Profesi paling dicari pertama yakni ada profesi sebagai Aktuaris. Aktuaris merupakan jenis profesi yang bertugas untuk menyelesaikan masalah pada sebuah bisnis pada perusahaan. Masalah tersebut meliputi risiko yang akan perusahaan hadapi, seperti dampak bencana untuk ekonomi dan kemajuan perusahaan kedepannya.

Selain itu, mengingat suatu perusahaan tidak akan pernah lepas dari risiko maka peran Aktuaris ini sangat penting. Karena, seorang aktuaris harus mampu memperhitungkan risiko yang akan perusahaan hadapi.

Kenyataanya masih sedikit orang yang bergelut pada pekerjaan aktuaris ini. Hal ini bisa terlihat dari data Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), sampai pertengahan tahun 2019 terdapat sekitar 652 orang aktuaris saja di Indonesia.

Bagi yang tertarik menjadi aktuaris, untuk Pendidikan tingginya bisa memilih Jurusan Matematika. Namun untuk lebih spesifiknya, bisa mencari kampus yang menyediakan Peminatan Aktuaria di jurusan tersebut seperti Universitas ITB (Institut Pertanian Bogor) dan Universitas Pelita Harapan.

Baca Juga : Sertifikasi Profesi, Upaya Perguruan Tinggi Ciptakan Lulusan Berkualitas

2. Artificial Intelligence Architect

Profesi paling dicari selanjutnya yakni ada artificial intelligence architect atau arsitek AI. Tentunya di zaman sekarang ini, istilah Artificial Intelligence atau AI sudah tidak asing lagi. Artificial Intelligence architect ini merupakan orang yang berperan dalam mengukur kinerja AI yang telah ada untuk mempertahankan keberlanjutannya.

Menurut Laporan dari Emerging Jobs LinkedIn 2020, ada 3 pekerjaan paling berkembang di Amerika Serikat. Yaitu Artificial Intelligence Specialist, insinyur robotik, dan data scientist. Semuanya mengalami peningkatan dan perkembangan dengan persentase hingga lebih dari 37 persen. Hal itu, bisa membuktikan bahwa pekerjaan ini sangat menjanjikan di perusahaan-perusahaan ternama.

Bagi yang tertarik menjadi artificial intelligence architect, untuk Pendidikan tingginya bisa memilih jurusan yang bergelut pada bidang teknologi. Jika ingin lebih spesifiknya bisa di jurusan Atificial Intelegence, namun di Indonesia hanya terdapat satu yakni di Universitas Indonesia.

Namun jurusan lainnya yang bergelut di bidang teknologi dan bisa menjadi artificial intelligence architect yakni ada Jurusan Teknik Informatika, Ilmu Komputer dan yang lainnya. Kampus swasta terbaik yang menyediakan jurusan tersebut seperti Binus University, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), dan Universitas Nusa Mandiri (UNM).

Baca Juga : Milenial Harus Tahu! Prospek Kerja Jurusan Sains Data

3. Analyst Data

Profesi paling dicari terakhir yakni ada Analyst Data. Di zaman sekarang ini hampir seluruh bidang bisnis membutuhkan keahlian seorang analyst data. Di Indonesia, kebutuhan akan ahli data analis bisa mencapai angka 9 juta orang. Tentunya, jumlah tersebut tidak sedikit.

Bahkan, Presiden Joko Widodo pun menyebut data sebagai kekayaan baru, yang lebih berharga dari harga minyak. Karena itu, banyak orang yang kini berlomba-lomba untuk menempati posisi tersebut.

Seorang data analis memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan data hingga menjadi sebuah laporan. Tentunya laporan ini dapat membantu perusahaan dalam proses manajemen dan pengolahan.

Seorang data analis harus menguasai beberapa ilmu pemrograman seperti SQL, Python, Microsoft Excel, dan software visualisasi data lainnya. Bagi yang berminat pada jenis profesi analyst data ini, maka Jurusan Teknik Informatika akan cocok untuk ditekuni selama menempuh pendidikan tinggi.

Lebih spesifiknya lagi jika menemukan kampus yang menyediakan program studi atau Prodi Data Science (Sains Data). Tidak perlu kahawatir untuk mencari kampus dengan Prodi Sains Data. Prodi tersebut bisa sobat temukan di Universitas IPB (Institut Pertanian Bogor) atau di Universitas Nusa Mandiri (UNM).

Nah, itulah 3 profesi paling dicari dengan saingan yang sedikit. Dengan saingan yang relatif sedikit, otomatis persentase mendapatkan pekerjaan tersebut akan semakin besar. Tak hanya itu, tiga profesi di atas juga termasuk profesi yang sangat bergengsi dengan gaji yang menggiurkan. Semoga bermanfaat!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Tom Holland Tanggapi Rumor Trilogi Spider-Man Baru

Milenianews.com - Spider-Man: No Way Home belum lama ini memiliki rumor jika Spider-Man masih akan berada di Universe MCU (Marvel Cinematic Universe). Kabarnya film...

Sendiri yang Ramai

Oleh : Miss Karhan Semua kusut tak dapat ku urai, Hanya air mata Menjelaskannya lewat derai Bibirku diam tanpa ucap, Batinku asik sendirian Bercakap cakap Riuh sekali pikiranku, Sedang aku...

Universitas Nusa Mandiri Sosialisasikan Pencegahan HIV/AIDS dengan Talkshow

Milenianews.com, Jakarta - Tanggal 1 Desember menjadi tanggal peringatan Hari AIDS Sedunia. Seiring dengan peringatan hari AIDS sedunia, Universitas Nusa Mandiri (UNM) mengadakan talkshow...

Disney Anggarkan Rp437 triliun Untuk di Tahun 2022

Milenianews.com - Disney mengungkapkan rencana mereka untuk satu tahun 2022 dengan anggaran konten streaming menjadi USD33 miliar atau sekitar Rp473 triliun. Jika kita bandingkan dari anggaran...