Milenianews.com, Jakarta – Melalui CEO nya, Mark Zuckerberg, Facebook dilaporkan tengah mempertimbangkan penggabungan tiga patform layanannya, WhatsApp, Instagram dan Facebook Messenger. Penggabungan tersebut akan memungkinkan pengguna dapat mengirim antar ketiga platform secara langsung untuk pertama kalinya.
Seperti dimuat di Antaranews.com yang dikutip dari New York Times, Facebook akan melakukan pengkodean ulang perangkat lunak dasar dari ketiga apilkasi tersebut untuk memastikan ketiganya bisa dioperasikan sesuai rencana.
Semua Pesan Akan Menggunakan Enkripsi E2E
Foto : sumselupdate.com
Ia mencontohkan, pengguna WhatsApp bisa mengirim teks pesan untuk pengguna Instagram tanpa harus perlu berganti aplikasi dulu.
Pengkodean tersebut, akan menggunakan enkripsi end-to-end (E2E). “Pengkodean ulang perangkat lunak itu juga akan melibatkan pengaktifan enkripsi end-to-end pada ketiga aplikasi tersebut.” Menurut Mike Isaac dari New York Times.
Semua pesan WhatsApp akan menggunakan enkripsi tersebut, termasuk Facebook sendiri, untuk mencegat atau menyensor isi pesan.
Facebook Messenger hanya mendukung E2E dalam mode “percakapan aman” yang khusus, yang tidak otomatis aktif, ada pengaturannya untuk setiap obrolan. Sementara Instagram tidak memiliki enkripsi sama sekali.
Baca Juga : Tahun 2019, Samsung Targetkan Rilis Smartphone 5G Di Amerika
E2E merupakan enkripsi keamanan yang efektif untuk setiap pengguna. Enkripsi tersebut bisa membuat Facebook tidak bisa memindai pesan yang berbau iklan.
Masih Dapat Kecaman Dari Organisasi Penegak Hukum
Foto : Mobilegeeks
Meski demikian, teknologi yang sedang dikembangkan Facebook ini, mendapat tentangan dari organisasi penegak hukum. Pasalnya, menghambat mereka untuk menintersep komunikasi yang dicurigai secara real-time. (Ikok)