Milenianews.com – Western Digital (WD) dan Samsung baru saja menandatangani nota kesepahaman (MoU). Mereka melakukan kerja sama dalam mendorong standarisasi dan pemanfaatan teknologi penyimpanan di masa depan. Salah satunya pengembangan Storage berbasis Zoned.
Standarisasi dan pemanfaatan yang mereka fokuskan adalah di data placement, processing, and fabrics (D2PF). Ini menjadi langkah awal mereka untuk berfokus penyelarasan strategi dan pembentukan ekosistem untuk solusi Zoned Storage.
Baca Juga : WD Luncurkan WD Blue SN570 Khusus Content Creator
Mereka juga akan berfokus pada aplikasi bisnis dan cloud. Mereka berharap dapat mengakselerasi kolaborasi lain terkait dengan pemanfaatan teknologi. Serta dalam upaya pengembangan software untuk teknologi D2PF seperti Zoned storage.
Mengutip dari laman HPCwire (13/4), kedua perusahaan tersebut juga telah memulai inisiasi pengembangan perangkat Zoned Storage. Ini termasuk SSD Zoned Namespaces (ZNS) dan HDD Shingled Magnetic Recording (SMR).
Baca Juga : Western Digital Perkenalkan Teknologi OptiNAND
Beberapa organisasi, seperti Storage Networking Industry Association (SNIA) serta Linux Foundation, baik Samsung dan WD akan merancang model dan kerangka agar dapat berjalan secara optimal.
Lebih lanjut, kolaborasi ini juga harapannya dapat menjadi titik awal untuk memperluas penggunaan perangkat interface ini. Yaitu berbasis zonasi (seperti ZNS dan SMR) serta perangkat penyimpanan berkapasitas tinggi. Salah satunya dengan rencana menghadirkan teknologi D2PF lainnya seperti penyimpanan data model computational dan fabric termasuk NVMe over Fabrics (NVMe-oF).







