Tampilan Instagram Semakin Menyerupai TikTok

Tampilan Instagram Semakin Menyerupai TikTok

Milenianews.com – Instagram kabarnya sedang menguji mode layar penuh dan bilah navigasi yang mereka perbarui. Tampilan baru Instagram ini bertujuan membuat konten di platform menjadi lebih mudah pengguna temukan, hampir menyerupai TikTok. Uji coba ini sudah meluncur untuk beberapa pengguna saja secara terbatas. 

Sebelumnya, platform media sosial milik Meta ini juga sudah melakukan uji coba fitur baru sejak bulan Mei lalu. Ini menguji tampilan baru agar konten foto dan video dapat muat dalam tampilan full screen di Instagram.

Baca Juga : Instagram Ingin Pengguna Berhenti Posting Ulang TikTok di Reels

Kini Instagram kembali melakukan sejumlah penyesuaian tampilan demi menyaingi TikTok. Kali ini, tampaknya deretan tombol yang ada di bagian bawah aplikasi akan lengkap dengan tombol untuk membuat postingan dan tombol DM.

Untuk sobat ketahui, tampilan dengan berbagai tombol pada bagian bawah aplikasi ini telah terdapat pada platform TikTok. Tentu kita tahu, jika Instagram sedang berupaya untuk bersaing dengan TikTok dalam hal video sosial, sebagaimana ungkapan juru bicara Meta, Seine Kim, mengutip dari The Verge (21/6).

Pada pembaruan yang Instagram gulirkan tersebut, video akan terlihat memenuhi tampilan layar pengguna. Perusahaan mengatakan, berencana menguji coba pintasan untuk membuat unggahan dan pesan pada tombol di bagian bawah aplikasi. 

Sementara itu, bilah navigasi yang sudah terdapat pada aplikasi tetap muncul di bagian bawah. Sehingga dapat memungkinkan pengguna untuk menyukai dan mengomentari video dengan lebih mudah.

Baca Juga : TikTok Uji Coba Fitur Story Kepada Lebih Banyak Pengguna

Selain itu, algoritma baru Instagram memungkinkan konten yang tampil tetap relevan dengan pengguna usia muda. Perubahan pada algoritma ini juga akan mendasari tampilan pada Facebook nantinya. 

Meski demikian, CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengungkap jika foto masih menjadi bagian penting dari Instagram. Namun, kini perusahaan tengah bekerja untuk membuat platform lebih kompatibel dengan tren media sosial saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *