Kemenkominfo Bakal Buka Pelatihan Untuk Keamanan Siber

Milenianews.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan memberikan pelatihan seputar keamanan siber kepada satu juta orang Indonesia melalui akademi daring yang merupakan Program Penguatan Kapabilitas Keamanan Siber.

Dengan memanfaatkan platform Digital Talent Scholarship (DTS) milik Kemenkominfo, akademi daring ini akan berfokus pada pengembangan pengetahuan dasar. Khususnya pada keterampilan praktis dalam keamanan siber bagi individu dan usaha kecil.

“Yang paling penting adalah investasi sumber daya manusia. Hal tersebut sebab kebutuhan akan talenta yang terampil dalam bidang keamanan siber semakin signifikan,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dalam siaran pers peluncuran program tersebut pada Sabtu (14/9) lalu di Jakarta.

Baca juga: Tandatangani MoU dengan Meta4sec, Cyber University Perkuat Keahlian Bidang Keamanan Siber

Inisiatif ini juga akan mendorong dan mengasah kemampuan keamanan siber Indonesia baik. Khususnya bagi para profesional yang sudah ada maupun talenta baru. Hal ini diharapkan dapat menambah jumlah spesialis dalam bidang keamanan siber.

Dalam hal ini, Kemenkominfo menggaet Indosat dan Mastercard sebagai mitra dalam menyelenggarakan pelatihan keamanan siber yang komprehensif.

Peserta program ini nantinya akan memperoleh sertifikasi jika berhasil melewati pelatihan. Adapun pelatihan yang tersedia akan mengasah keterampilan penting yang dibutuhkan dalam ekonomi digital saat ini.

“Penerima manfaat pelatihan ini tidak hanya berhenti di tingkat dasar, tapi juga mengakses modul. Apalagi dengan level lebih tinggi atau dengan tema-tema yang lebih spesifik,” imbuh Budi.

Baca juga: Cegah Judol, Kemenkominfo Evaluasi Pembayaran Digital

Meskipun tenaga kerja keamanan siber tumbuh sebesar 12,6 persen antara tahun 2022 dan 2023. Hal tersebut terdapat kekurangan hampir empat juta profesional keamanan siber di seluruh dunia.

Di sisi lain jumlah talenta keamanan siber di Asia Pasifik pada tahun 2023. Telah mengalami pertumbuhan sebesar 11,8 persen atau lebih dari 960 ribu pekerja. Namun, talenta di Asia Pasifik secara umum masih mengalami kekurangan sebanyak 2,5 juta orang.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *