Para Peneliti Kembangkan AI Yang Bisa Menulis Berita Hoaks

Open AI

Milenianews.com, Jakarta – Tahukah anda tentang teknologi Kecerdasan Buatan ata Artificial Itelligence (AI)?, ya kini teknologi tersebut yang sedang populer di dunia. Karena bisa bekerja percis seperti yang manusia lakukan.

Kini AI semakin canggih, tidak hanya bisa merespon pertanyaan, AI kini bisa menulis berita, tentunya dengan tata bahasa yang sangat meyakinkan.

Baca Juga : Google Telah Keluarkan Rp 210 Miliar Untuk Para Bug Bounty

Algoritma Baru AI Sedang Dikembangkan

AI
Gambar Ilustrasi Sumber : teknologi.id

Dimuat dalam uzone.id Senin (18/02), OpenAI Elon Musk bahkan telah mengembangkan algoritma baru yang bisa membuat berita palsu atau hoaks. Cukup dengan menuliskan beberapa kata saja, maka Algoritma tersebut bisa langsung membuat berita palsu atau hoaks. Bahaya banget ih!

Awalnya algortima tersebut dirancang sebagai AI yang bisa menjawab pertanyaan, meringkas cerita dan menerjemahkan teks. Kemudian para peneliti menyadari algoritma tersebut bisa dikembangkan.

Dikutip dari telset.id Senin (18/02), algortima tersebut bisa digunakan untuk tujuan yang merugikan. Seperti memompa disinformasi dalam volume besar. MIT Tecnology Review menyebut mereka berupaya untuk membuat AI versi yang disederhanakan dan tersedia untuk umum.

OpenAI Elon Musk Berpotensi Memicu Perang Dunia 3

OpenAI Elon Musk ini perlu satu atau dua tahun sebelum punya sistem yang bisa diandalkan untuk menghasilkan berita palsu. Namun, tetap saja ada kekhawatiran yang timbul dari kemajuan teknologi tersebut.

Perusahaan atau pemerintah yang bermusuhan bisa mengembangkan AI secara kuat untuk menyebarkan kebohongan dalam skala besar. Wah bahaya juga yah ini.

Baca Juga : Twitter Akan Hadirkan Fitur Baru, Lihat Profil Lewat Pop-up

Mudah-mudahan para peneliti tidak ada yang berpikiran jahat. Agar teknologi yang diciptakan memberi manfaat bukan musibah bagi keberlangsungan hidup manusia.

(Ikok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *