Puisi Esai karya Arsiya Oganara Kala itu, enam September seribu sembilan ratus empat puluh empat….
Puisi
Palestina, Deritamu Dulu Hingga Kini
Puisi karya Arsiya Oganara Palestina di ambang kehancuran. Dua maret dua ribu dua puluh…
Merdeka!
Puisi karya Arsiya Oganara Delapan puluh tahun silam, derap langkah jarum jam menepi di angka…
Selamat Datang Hari Puisi Indonesia sebagai Hari Besar
Mata Akademisi, Milenianews.com – Hari jadi dalam kehidupan manusia pada umumnya ditandai dengan momen kelahiran…
Retak yang Tak Terdengar
Puisi karya Kiandra Menumpahkan seluruh tinta hitam Kutaruh diatas kertas yang kusam Kugoreskan dengan…
Dibalik Pintu Kayu
Puisi karya Kiandra Terbangun, oleh beribu batu bata Tersadar, oleh cahaya harapan dari ujung…
Isyarat Tanpa Suara
Puisi karya Kiandra Mereka menertawai orang mukmin Mencemoohkannya dengan hampang “Sungguh dosa besar akan…
Dermaga Cinta
Puisi karya TeHera Kisah cinta bermuara bahagia Kekasih kini nun jauh di sana Suka…
Bougenville Merah Jambu
Puisi karya TeHera Bougenville merah jambu Menyapa ramah di perjalananku Perjalanan yang pernah dilalui…
Pipit Kecil
Puisi karya TeHera Mentari hadir memulai hari Pipit-pipit kecil melompat kian kemari Bercengkerama tanda…
Maaf… Derai Ini Telah Kering
Puisi karya Hadi Suroso Aku pernah menjadi patah yang tak kamu pedulikan. Aku pernah terkoyak…
Sirih Gading
Puisi karya TeHera Sirih Gading mengerling Indah dalam pandangan hening Menghiasi hamparan sunyi Menemani…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
