Remaja Bersarung

Inilah dirimu saat remaja dulu. Di perpustakaan Mesjid Agung tempatmu belajar, berkhidmat dan beraktivitas menempa diri menjadi pribadi yang kuat.

I’tikaf dan munajat kau panjatkan di Mesjid Agung ini. Sekaligus tempat kita menjalin kisah, remaja mesjid tempat kita berkiprah sejak masa remaja dulu.

Remaja mesjid dengan segenap kegiatan yang digali terus-menerus demi kemanfaatan untuk ummat Islam di sekitar kita.

Teman-teman remaja kita ajak bergabung dan berkegiatan bersama, sungguh indah dan penuh semangat.

Pesantren Kilat, Cerdas Cermat, Syarhil Quran, Kaligrafi, Musabaqah Tilawatil Quran, Lomba Adzan dan Iqomat, Gebyar Ramadhan dilengkapi dengan membagikan buku-buku do’a untuk anak-anak yang kubawa dari Jakarta.

Indah sekali, walau lelah namun tak terasa. Jakarta-Ciamis adalah sebuah kenangan indah. Jarak yang jauh, waktu yang lama tak menyurutkan perjuangan kita.

Kita siapkan segala sesuatunya. Kita bergerak bersama, dan …. diam-diam aku mengagumi, aku pun menyayangimu. Begitu pun dirimu, seperti yang tertulis dalam suratmu dan dalam perhatianmu kepadaku. Kurasakan semua itu di lubuk kalbu. Ketika ada teman yang mendekatiku dan mendekatimu saat itu, kau dan aku tetaplah teguh.

Sayang, belahan jiwaku ……..

Kebaikanmu, amal jariyahmu akan terus mengalir dari mesjid ini, sejak masa remajamu dulu yang penuh arti. Memberiku arti kehidupan yang terus kuarungi, kuarungi bersamamu wahai sahabatku, kekasih dan belahan jiwaku..

Inilah ceritaku untukmu, sejak aku mengenalmu. Sejak itulah aku tertarik padamu. Kini aku duduk di sajadah indah ini, di mesjid penuh kenangan dan perjuangan ini.

Seorang hamba yang telah Allah siapkan untukku. Kita pegang teguh kekuatan cinta kita, berbuah indah pada waktunya.

Seorang remaja yang khusyu, jika berjalan di tengah alun-alun itu, kusengaja mencarimu dan menunggumu. Bahagia rasanya di saat kita bertemu. Belajar bersama, bersekolah bersama. Lalu, Allah izinkan untuk kita bersatu.

Kutunggu kau dalam do’a nan khusyu’, kupanjatkan harapanku hanya untukmu. Allah meridhoi engkau, menjadi kekasihku, menjadi teman hidupku. Kita arungi bahtera kehidupan yang penuh liku dan kisah indah itu. Terima kasih Sang Maha Cinta, cinta-Mu hadir dalam derap langkah rindu.

Kini……

Rasa kehilangan itu masih sangat terasa. Waktu terus berlalu, aku harus ikhlas melepasmu duhai kekasih. Engkau adalah milik-Nya, yang begitu sayang tiada terhingga.

Memang tidak mudah untuk jauh darimu, engkau tinggalkan berjuta kenangan.

Namun Allah terus beri kekuatan. Aku terhancur, aku tertunduk, aku diam membisu, ingin rasanya berteriak, dan ku menangis dengan tetes air mata yang tak terbendung lagi….aku berada pada sudut emosi yang terbujur kaku. Lidah pun kelu dalam kesendirianku.

Aku harus belajar melepas, ikhlas.…

“Yakinlah….

Ini adalah takdir terbaik yang Allah beri

Allah Maha Tahu engkau mampu

Allah tidak akan membebani seseorang melainkan apa yang ia mampu memikulnya.

Kamu kuat….. Kamu wanita hebat”

Aku harap engkau bahagia di sana, di tempat peristirahatanmu sayang. Di langit yang Allah siapkan untuk para kekasih-Nya yang setia.

Insya Allah kami ikhlas melepasmu…….

Ya Allah mampukan aku, melepas remaja bersarung itu untuk kembali ke pangkuan-Mu. Sayangilah ia ya Rabbku, peluklah ia dalam pelukan-Mu yang hangat, sehangat peluknya ketika hadir dalam hidupku di dunia fana. Kasih sayangnya, kasih sayang kami tetap abadi dalam keabadian cinta dan kasih sayang-Mu ya Rabbi.

Tolonglah kami untuk semakin menguatkan iman hingga nafas terhenti. Izinkan hati kami selalu terpaut ke mesjid yang suci, izinkan kami kembali dengan ridho-Mu ya Illahi.

2 Syawal 1445 H.

Mesjid Agung Ciamis

Penulis :TeHera 

Biografi Penulis:

Tjutju Herawati. Panggilan akrabnya Ibu Hera. Aktivitas keseharian berkiprah di dunia pendidikan anak usia dini dan parenting terutama yang berkaitan dengan tahapan perkembangan anak. Menjadi guru TK sejak tahun 1991 dan menekuni model pembelajaran BCCT sejak tahun 1996 hingga saat ini. Pelatihan langsung didapatkan dari Dr. Pamela C. Phelps di Creative Preschool Tallahasse-Florida.

Mulai menulis sejak pertengahan tahun 2021 berupa : cerita anak, cerita pendek, dan puisi yang bertajuk kisah kehidupan dan pengalaman selama mengajar.  Jejak pena mengukir indah sejarah kehidupan, menebar hikmah dan manfaat bagi sesama.  Semoga dapat menginspirasi dan penuh keberkahan.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *