Milenianews.com, Jakarta– Antusiasme masyarakat terhadap Sekolah Bakti Mulya (BM) 400 Cibubur, Jakarta Timur, terus meningkat. Hal ini terlihat dari puluhan siswa yang sudah memastikan tempat (booking seat) untuk tahun ajaran 2026, bahkan beberapa di antaranya telah mendaftar untuk tahun ajaran 2027. Demikian informasi yang disampaikan oleh Hadi Suwarno, M.Pd. selaku Deputy Ketua Pelaksana Harian (KPH) Sekolah BM 400 Cibubur, Ahad (24/11/2024).
Menurut Hadi Suwarno, tingginya minat ini tidak lepas dari reputasi Sekolah Bakti Mulya 400 Cibubur dikenal dengan keunggulannya yang mengintegrasikan tiga kurikulum utama: Kurikulum Internasional, Nasional, dan Agama Islam. Dengan pendekatan ini, sekolah memberikan pendidikan holistik yang memadukan keunggulan global, cinta tanah air, dan nilai-nilai keislaman.
Hadi Suwarno menambahkan daya tarik Sekolah Bakti Mulya 400 Cibubur adalah fokus pada international mindedness. Hal ini diwujudkan melalui penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam semua mata pelajaran. Tujuannya adalah agar siswa terbiasa dengan bahasa global dan memiliki kemampuan komunikasi yang mumpuni di tingkat internasional.
“Selain itu, kurikulum internasional yang diterapkan memberikan siswa wawasan global, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan analitis yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia modern,” ujarnya dalam rilis yang diterima Milenianews.com.
Baca Juga : Sekolah BM 400 Cibubur Buka Program International Baccalaureate (IB)
Sekolah Bakti Mulya 400 juga tetap menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui Kurikulum Nasional dan berbagai program karakter. “Nasionalisme dipupuk melalui pembentukan karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan sekita,” kata Hadi.
Ia menegaskan, kegiatan seperti program peduli lingkungan, upacara bendera rutin, dan berbagai kegiatan sosial akan menjadi bagian penting dari pembelajaran. Kesadaran akan pentingnya menjaga keutuhan bangsa dan negara juga diajarkan melalui pendidikan sejarah dan kewarganegaraan.
“Kami ingin mencetak generasi yang mampu berkompetisi secara global, juga memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Indonesia. Kami percaya bahwa penguatan karakter adalah dasar dari pendidikan yang berkelanjutan,” ujar Hadi Suwarno.
Sekolah Bakti Mulya 400 Cibubur juga memberikan perhatian khusus pada pembinaan nilai-nilai keislaman. Siswa dibiasakan untuk menjalankan ibadah harian seperti salat wajib berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan berdoa sebelum memulai aktivitas. Nilai-nilai Islami juga diajarkan melalui pembiasaan bermuamalah, seperti menghormati sesama, berbagi, dan menjunjung tinggi kejujuran.
Pendekatan ini bertujuan untuk mencetak individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat. “Kami ingin siswa kami menjadi pribadi yang berkarakter Islami, memiliki akhlak mulia, serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat,” tambah Hadi Suwarno.