Milenianews.com, Jakarta – Berbicara multibahasa (lebih dari satu bahasa) atau pakai bahasa Jaksel, dalam percakapan sehari-hari, masih banyak yang menganggapnya hanya sebagai ‘gaya’. Meski kenyataannya, itu tidak salah, tapi berbicara dengan multibahasa, rupanya memberi dampak positif lho.
Dampak positif tersebut berpengaruh pada kegiatan akademik siswa yang justru meningkatkan kemampuan membaca dan matematika siswa.
Baca Juga : 4 Bahasa Asing yang Menjadi Incaran Di Dunia Kerja
Multibahasa merupakan penggunaan dua atau beberapa bahasa campuran dalam percakapan sehari-hari. Kita lebih dulu sudah mengenal istilah Japlish (Japan English), Singlish (Singapura), Taglish (Filipina), Franglish (Perancis/Kanada), dan Hinglish (India) yang lebih umum.
Di Indonesia sendiri, istilahnya lebih beken dengan sebutan bahasa Jaksel (Jakarta Selatan).
Sistem pendidikan formal juga beranggapan bahwa praktik penggunaan multibahasa, justru memperlambat proses pembelajaran, namun yang terjadi malah sebaliknya.
Menurut penelitian, penggunaan bahasa Jaksel, tidak berdampak buruk pada keberhasilan akademik siswa. Penggunaan multibahasa, membuat siswa menonjolkan kemajuan akademik dalam kemampuan membaca dan berhitung. Ada 3 alasan, kenapa hal tersebut bisa terjadi.
Berikut 3 alasan penggunaan bahasa Jaksel meningkatkan akademik siswa :

1. Membantu mengaktifkan prior knowledge
Alasan pertama penggunaan multibahasa, atau bahasa Jaksel bisa membantu mengaktifkan Prior Knowledge (Pengetahuan Awal) para siswa. Hal ini bisa memberi akses penguasaan pengetahuan baru bagi siswa.
Pasalnya, pengetahuan awal (yang sudah diketahui siswa sebelumnya) mampu mempermudah mereka memahami pengetahuan baru. Siswa mampu meningkatkan rasa ingin tahu mereka serta membantu mereka melakukan evelauasi, menafsirkan dan menginternalisasi informasi jika prior knowledge mereka aktif.
Nah, bagaimana cara mengaktifkan kemampuan ini?
Lewat kemampuan bahasa siswa, pengetahuan awal akan diformulasikan. Hal tersebut meliputi pembentukan kata, frasa, dan kalimat pada bahasa pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.
Sederhananya, guru harus memanfaatkan seluruh kemampuan berbahasa siswa untuk mengaktifkan pengetahuan awal siswa secara optimal.
2. Jalin hubungan siswa dengan guru
Selain itu, terjalinnya hubungan baik antara siswa dan guru, juga berdampak positif dalam peningkatan prestasi akademik siswa. Praktik multibahasa, sangat efektif dalam membangun dan memelihara hal tersebut.
Penggunaan bahasa Jaksel di kelas, dapat membantu siswa membangun hubungan baik mereka dengan gurunya sendiri. Saat terjalin hubungan dengan baik, maka siswa akan lebih paham materi dengan lebih baik juga.
Dari penggunaan multibahasa tersebut, akan membuat siswa lebih nyaman dalam berkomunikasi dengan guru.
Misalnya saja, humor atau candaan mampu menjadi sumber yang baik untuk membangun rumah aman (safe house) bagi siswa di kelas.
Safe house berguna bagi mereka untuk mengekspresikan identitas mereka dengan lebih leluasa pada saat bersamaan, mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas.
3. Meningkatkan kondisi mental siswa
Siswa akan merasa dikucilkan jika punya masalah dengan kondisi mentalnya. Pasalnya, kondisi mental punya peran penting dan menjadi salah satu kunci keberhasilan pembelajaran.
Toleransi terhadap penggunaan multibahasa di sekolah memiliki efek positif pada mental siswa. Sehingga membantu meningkatkan prestasi akademik mereka.
Baca Juga : 12 Bahasa Lisan Tertua di Dunia yang Masih Eksis
Faktanya, emosi dan bahasa sangat berhubungan dalam hal ini. Seseorang akan lebih mudah mengekspresikan emosinya jika semakin banyak menggunakan bahasa.
Maka, emosi dan mental mereka di kelas akan berkembang. Interaksi positif dalam kegiatan belajar mengajar pun akan terbangun. Kondisi tersebut membantu siswa meningkatkan prestasi serta kemampuan akademik mereka.(Rifqi Firdaus)
mungkin untuk orang yg diluar jaksel masih awam dg gaya bahasa mereka, tp itu ternyata bisa menjadi salah satu nilai positif jika disikapi dg baik
jadi pmbelajaran , memang pnting utk bisa multibahasa
Dikit2 jadi hapal kosa kata inggris
Jadi tau sekarang
Memberi dampak positif
Selama Berdampak Positif Bagus2 Aja si
Ternyata bgtu tohhh…
Literally setuju sih bisa jadi andalan para murid biar akademiknya naik😁
Jadi pembelajaran untuk kita semua.. keren bisa multibahasa👍👍👍
Bisa multibahasa udh keren untuk menjalin komunikasi
Banyak hal positif juga yg bisa diambil, jadi banyak tau kosa mata bhs inggris
Setuju, memang banyak hal positifnya.
Bener sih, jadi banyak kosakata baru