Lulusan PTN atau PTS, Emang Masih Penting di Dunia Kerja?

Kharisma Nur Sabila lulusan Universitas Bojonegoro
Kharisma Nur Sabila Arsilia lulusan Universitas Bojonegoro Program Studi Ekonomi Pembangunan 2024

Milenianews.com, Jakarta – Selama ini lulusan PTN (Perguruan Tinggi Negeri) sering dianggap lebih unggul, sementara lulusan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) harus kerja ekstra buat buktiin kemampuan mereka. Tapi di dunia kerja yang semakin kompetitif, masih relevan nggak sih pandangan kayak gitu?

Di Indonesia, perbandingan antara PTN dan PTS kayaknya nggak ada habisnya. Lulusan PTN sering dianggap lebih bergengsi, sementara lulusan PTS harus berjuang dua kali lebih keras buat buktiin kemampuan mereka. Padahal setelah wisuda, semua menghadapi medan yang sama: cari kerja, bangun karier, dan bersaing di dunia yang menilai kemampuan serta relasi.

Pandangan itu juga dirasakan Kharisma Nur Sabila Arsilia, lulusan Universitas Bojonegoro, dan Nurul Hanifah, lulusan Universitas Negeri Jakarta. Dua jalur berbeda, tapi ujungnya sama: dunia kerja nggak selalu menilai dari nama besar kampus.

Baca juga: Dari Hobi Jadi Ruang untuk Berkembang di Kampus: Cerita Mahasiswa yang Tumbuh Bersama dari UKM

Antara Kesempatan dan Kenyataan

Bagi sebagian mahasiswa, pilihan masuk PTS bukan karena gengsi, tapi karena kondisi. Kharisma, lulusan Ekonomi Pembangunan, Universitas Bojonegoro tahun 2024, sempat mencoba jalur SNMPTN tapi gagal. Rencana ikut SBMPTN pun harus ditunda karena pandemi dan kekhawatiran orang tuanya kuliah di luar kota waktu itu.

Awalnya, PTS jadi pilihan terakhir. Tapi ternyata, disitulah Kharisma menemukan banyak hal berharga. Lingkungan kampus yang hangat, dosen yang terbuka, dan suasana belajar yang santai bikin dia semakin menikmati proses kuliahnya. Ia tersenyum saat mengenang masa-masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di pedalaman.

“Di sana aku belajar banget tentang komunikasi dan kerja sama lintas budaya,” ceritanya sambil tertawa kecil, saat diwawancarai langsung, Rabu (15/10).

Katanya, tantangan sesungguhnya baru datang setelah lulus. Lapangan kerja di Bojonegoro terbatas dan nama kampus terkadang masih menjadi pertimbangan awal perusahaan. Tapi Kharisma sadar, itu bukan segalanya.

“Kalau nggak punya skill dan jaringan, lulusan mana pun tetap susah cari kerja,” ujarnya mantap, menatap jauh seolah mengingat perjuangan panjangnya melamar kerja.

Baca juga: PTN Bukan Lagi Penentu Kesuksesan! Di PTS Ini Mahasiswa Auto Punya Pengalaman Kerja

Privilese dan Jaringan dibalik Nama Besar Kampus

Berbeda dengan Kharisma, Nurul Hanifah lulusan Universitas Negeri Jakarta tahun 2021, nggak perlu menunggu lama buat dapat pekerjaan. Hanya sebulan setelah wisuda, ia sudah diterima di Instansi Pendidikan. Ia mengakui, reputasi kampus negeri masih punya bobot tersendiri di mata beberapa perusahaan.

“Kalau ada dua pelamar dari kampus berbeda, biasanya yang PTN lebih dulu dipilih,” katanya sambil mengangkat bahu, nada suaranya realistis tapi tanpa nada sombong.

Selain nama kampus, jaringan alumni juga punya peran besar. Banyak lowongan justru datang dari grup chat, obrolan teman, atau dosen.

“Dari omongan teman aja bisa dapat peluang, asal kita tetap berhubungan baik,” tambahnya sambil tersenyum. Ia terlihat antusias menceritakan bagaimana percakapan ringan bisa jadi pintu rezeki.

Yang Membedakan Bukan Label, Tapi Kesiapan

Selama bertahun-tahun, masyarakat terbiasa menganggap lulusan PTN lebih unggul. Tapi pandangan itu pelan-pelan berubah. Sekarang, perusahaan lebih banyak menilai dari kemampuan, pengalaman, dan sikap profesional. Kharisma juga merasa kalau di dunia kerja, lulusan PTN dan PTS mulai diperlakukan setara. Nurul pun mengakui hal yang sama, lulusan PTS yang aktif dan punya keterampilan tinggi juga nggak kalah bersinar di dunia kerja.

Keduanya sepakat, dunia kerja sekarang nggak cuma butuh ijazah, tapi kesiapan mental dan kemampuan nyata.

“Sekarang banyak perusahaan yang lebih lihat skill. Mau dari PTN atau PTS, kalau bisa kerja dan punya kemampuan, peluangnya sama,” ujar Nurul dengan yakin.

Baca juga: Gagal Masuk PTN? Ada Kok PTS Berkualitas, Bahkan Bisa Langsung kerja Setelah Lulus

Perlahan tapi pasti, sekat antara PTN dan PTS mulai memudar. Bukan karena label akademis yang makin nggak penting, tapi karena dunia kerja yang semakin terbuka buat siapa pun yang siap berjuang. Kampus hanyalah titik berangkat, yang menentukan sejauh apa kita melangkah tergantung diri sendiri.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *