Milenianews.com, Bekasi – Berdiri di hadapan ribuan mahasiswa baru Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), perasaan Maydhita Indira Wibowo campur aduk antara gugup, antusias, dan terselip sedikit rasa iri. Mahasiswi lulusan tahun 2025 dari UBSI kampus Margonda ini menatap kemeriahan Orientasi Akademik (Ormik) dan Seminar Motivasi (Semot) yang digelar secara gegap gempita di BSI Convention Center (BSI Convex), Bekasi. Sebuah kemewahan yang tak pernah ia rasakan saat menjadi mahasiswa baru angkatan 2021 lalu, ketika dunia masih terkungkung pandemi dan orientasi kampus hanya berlangsung dalam kesunyian layar virtual Zoom.
Namun, di balik pengalaman ospek daringnya yang sunyi, perempuan yang akrab disapa Maydhita ini menyimpan kisah perjuangan yang bising dan menantang. Maydhita menjadi potret nyata pejuang kuliah ‘kelas malam’. Salut bagi mereka yang harus menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dan kerasnya dunia perkuliahan.
Baca juga: Menolak Rasa Cepat Puas, Perjalanan Lukmanul Hakim Menembus Kursi CFO PT Sagung Seto
Lulus SMA pada 2020, Maydhita memilih jeda satu tahun (gap year) untuk bekerja sebelum akhirnya memutuskan berkuliah di program studi Ilmu Komunikasi, peminatan Broadcasting. Menjalani rutinitas sebagai pekerja dari jam 8 pagi hingga 5 sore, lalu langsung beralih wujud menjadi mahasiswi di malam hari, jelas bukan perkara mudah baginya.
“Awal-awal adaptasinya benar-benar sulit. Manajemen waktunya, memindahkan wujud dan fokus pikiran (switch) dari suasana kantor yang penuh tekanan lalu tiba-tiba harus menjadi mahasiswa itu sangat amat challenging,” kisahnya.
Ia harus berpacu dengan waktu. Setiap hari, berjuang memastikan pekerjaannya selesai tepat waktu agar bisa tenggo tanpa menunda tugas demi bisa mengejar jadwal kelas malam. Ketiadaan waktu pun membuatnya terpaksa merelakan kesempatan untuk ikut organisasi kemahasiswaan. Waktu akhir pekannya (Sabtu-Minggu) sepenuhnya dihabiskan untuk mengerjakan proyek kuliah seperti pembuatan film dan dokumenter.
Namun, di tengah jadwal yang begitu padat dan melelahkan, Maydhita menemukan sebuah keajaiban kecil. Alih-alih menjadi beban tambahan, kampus justru menjadi tempat pelariannya yang menyenangkan.
“Makin dijalani, malah ternyata seru. Aku menganggap kuliah itu sebagai ajang recharge energi. Seharian di kantor dapat tekanan, pas pulang kuliah ketemu dan ngobrol bareng teman-teman sambil ngerjain project, energinya malah balik lagi,” kenangnya sambil tersenyum.
Kerja keras tanpa henti itu kini terbayar lunas. Maydhita sukses merintis karir profesionalnya di bidang Digital Marketing pada salah satu perusahaan BUMN, PT Kereta Api Logistik. Menariknya, ilmu yang ia timba di UBSI benar-benar menjadi senjata utamanya di dunia kerja.
“Ada dua mata kuliah yang kepakai banget di pekerjaanku sekarang. Creative Critical Thinking dan Content Creator. Di Digital Marketing, aku setiap hari harus melakukan brainstorming untuk menciptakan ide dan membuat konten marketing di media sosial. Kuliah di UBSI itu benar-benar aku dapatkan manfaatnya,” tegas Maydhita.
Kini, meski baru satu tahun melepas status mahasiswa, ia sudah dipanggil kembali oleh almamaternya untuk berdiri di atas panggung sebagai ‘Alumni Sukses’. Sebuah pengalaman baru yang membuatnya antusias sekaligus nervous, meski ia menyelipkan candaan bahwa momen ini juga menjadi ajang personal branding gratis baginya.
Baca juga: Dulu Duduk di Tribun Peserta, Fatahillah Azhuri Kini Sukses Taklukkan Industri Kreatif Jakarta
Melihat ribuan mahasiswa baru yang kini duduk di posisi yang tak sempat ia rasakan dulu, Maydhita menitipkan satu pesan sebagai bekal mereka mengarungi masa depan.
“Teruslah belajar, tetap semangat, dan jangan cepat puas. Kalau kita cepat puas, kita tidak akan bisa berkembang ke depannya. Dan yang paling penting, pastikan kalian selalu punya goals atau pencapaian yang ingin kalian capai,” pungkasnya memantik semangat.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













