Milenianews.com – Banyak anak muda zaman sekarang yang bertanya-tanya, apakah mungkin lulusan baru langsung bisa membawa pulang gaji belasan hingga puluhan juta rupiah? Jawabannya sangat mungkin, asalkan kamu tidak berkerumun di posisi yang sudah terlalu padat pelamar. Kuncinya adalah membidik daftar profesi langka di industri fintech yang permintaannya sedang meledak namun suplainya masih minim.
Di tengah transformasi keuangan yang bergerak sangat masif tahun 2026 ini, perusahaan teknologi keuangan tidak lagi sekadar mencari karyawan, melainkan spesialis. Berdasarkan pengamatan Mile dari beberapa sumber, perusahaan fintech berani jor-joran soal kompensasi bagi mereka yang memiliki keahlian spesifik yang sulit ditemukan di pasar tenaga kerja konvensional.
Baca juga: Jangan Sampai Menyesal, Cek 5 Jurusan Masa Depan yang Paling Cocok sama Passion Kamu
Deretan Profesi di Industri Fintech dengan Bayaran Tinggi
Kelangkaan sebuah profesi biasanya berbanding lurus dengan nilai gaji yang ditawarkan. Semakin sulit posisi tersebut diisi, semakin tinggi daya tawar kamu sebagai calon karyawan. Berikut adalah analisis mendalam mengenai tiga posisi “permata tersembunyi” di dunia fintech saat ini.
Daftar Skill dan Estimasi Benefit Profesi Fintech:
| Jabatan | Skill Utama | Target Lulusan | Status |
| Product Manager Fintech | Analisis pasar, pemahaman regulasi keuangan, manajemen tim | Bisnis Digital | Sangat Dicari |
| Security Engineer | Cyber security, penetration testing, kriptografi | Teknologi Informasi | Langka |
| Data Architect | Pemodelan data, SQL/NoSQL, manajemen database skala besar | Sistem Informasi | Prioritas Tinggi |
Mengapa Tiga Posisi Ini Begitu Istimewa?

Jika kamu ingin memastikan kesiapan kerja fresh graduate yang matang, kamu harus memahami filosofi di balik pekerjaan ini.
Product Manager di ranah fintech bukan sekadar pengatur proyek. Mereka adalah jembatan antara kebutuhan pengguna dengan solusi teknologi keuangan. Lulusan Bisnis Digital sangat diuntungkan di sini karena mereka dididik untuk melihat peluang dari sisi komersial sekaligus teknis.
Sementara itu, Security Engineer adalah garda terdepan dalam menjaga integritas data nasabah. Di tengah maraknya isu keamanan siber, lulusan Teknologi Informasi yang mendalami bidang ini menjadi aset yang sangat mahal. Tanpa sistem keamanan yang kokoh, sebuah fintech akan kehilangan kepercayaan publik dalam sekejap.
Terakhir, ada Data Architect. Bayangkan fintech sebagai sebuah perpustakaan raksasa yang terus bertambah bukunya setiap detik. Data Architect adalah orang yang membangun gedung dan sistem pengarsipannya agar informasi bisa ditemukan secepat kilat. Lulusan Sistem Informasi memegang peranan vital dalam menyusun struktur ini.
Baca juga: Peluang Fintech untuk Pembangunan Nasional: Dari Inovasi Teknologi ke Penciptaan Lapangan Kerja
Pentingnya Memilih Tempat Belajar yang Tepat
Banyak fresh graduate yang akhirnya hanya menjadi penonton karena skill yang dimiliki tidak sesuai dengan kebutuhan industri. Skill yang dibutuhkan fintech saat ini sangat dinamis. Kamu tidak bisa hanya mengandalkan kurikulum teoritis yang sudah usang. Di sinilah peran institusi pendidikan yang memiliki otoritas dan kedekatan dengan industri menjadi sangat krusial.
Pilihlah tempat belajar yang memang memiliki fokus pada teknologi masa depan. Cyber University hadir sebagai jawaban atas tantangan tersebut. Sebagai universitas yang dikenal dengan julukan The First Fintech University in Indonesia, kurikulum di sana dirancang khusus agar mahasiswa bisa langsung “nyetel” dengan kebutuhan perusahaan startup maupun korporasi finansial besar.
Meniti Karier Sejak Masa Kuliah

Rahasia untuk mendapatkan gaji dua digit fresh graduate sebenarnya sederhana, yakni mulailah sebelum kamu lulus. Banyak mahasiswa di kampus khusus fintech sudah terlibat dalam proyek-proyek riil yang membuat portofolio mereka terlihat seperti profesional berpengalaman saat mereka baru saja menggenggam ijazah.
Mendapatkan gaji tinggi di industri fintech bukan tentang keberuntungan, melainkan tentang persiapan yang tepat sasaran. Melalui program studi yang ada di Cyber University, mahasiswa langsung terhubung dengan jejaring investor dan praktisi e-commerce sejak masa kuliah, sehingga transisi dari bangku pendidikan ke dunia kerja berjalan tanpa hambatan.
Baca juga: Cara Baca Tren E-Commerce yang Tepat Biar Bisa Cuan Maksimal
Kesimpulan
Industri fintech adalah masa depan ekonomi Indonesia. Memilih untuk mendalami profesi langka seperti Product Manager, Security Engineer, atau Data Architect adalah investasi terbaik yang bisa kamu lakukan hari ini. Dengan kombinasi pendidikan yang tepat dan penguasaan teknologi, angka dua digit pada slip gaji pertama kamu bukanlah hal yang mustahil.
Siapkah kamu menjadi pemimpin di era transformasi keuangan digital ini? Jangan tunda lagi untuk membangun pondasi kariermu. Kamu bisa mencari tahu lebih lanjut mengenai pendaftaran mahasiswa baru di Cyber University dan memilih jurusan yang paling sesuai dengan passion kamu di dunia fintech.
Ingin berkonsultasi mengenai jurusan mana yang paling cocok untuk karier impianmu? Langsung saja hubungi tim admisi Cyber University sekarang juga di laman https://pmb.cyber-univ.ac.id/!
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.













