Milenianews.com – Profesi sebagai Data Scientist kian berkembang dan terus menambah minat para pencari kerja. Berbagai jenis perusahaan selalu menginginkan mendapatkan nilai maksimal dari setiap sumber daya informasi yang mereka miliki untuk terus mengembangkan usahanya dengan pesat.
Seseorang yang berprofesi sebagai Data Scientist memiliki kemampuan manipulasi data dalam jumlah besar, berwawasan ke depan, juga pandai teknik statistik.
Saat ini orang dengan profesi Data Scientist ini sedang banyak perusahaan cari. Sebab, dalam perkembangan dunia digital, data menjadi suatu yang sangat penting dalam menentukan langkah bisnis. Salah satunya bisa untuk meningkatkan mutu dan penjualan dengan riset pasar yang bener.
Baca Juga : Kuliah di Jurusan Data Science, Berikut Prospek Karir Lulusannya
Tati Mardiana, ketua program studi (prodi) Sains Data, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Nusa Mandiri (UNM) mengatakan, profesi data scientist saat ini, menjadi posisi yang sangat dibutuhkan untuk kemajuan bisnis. Tingginya permintaan tenaga ahli bidang sains data membuat profesi ini sangat banyak peminatnya.
“Universitas Nusa Mandiri (UNM) punya solusi, prodi Sains Data dapat menciptakan lulusan yang saat ini menjadi incaran banyak perusahaan. Dengan berbekal pengetahuan, wawasan dan sertifikat keahlian, tentu lulusan prodi Sains Data UNM mampu bersaing dan menjawab tantangan global saat ini,” ungkapnya dalam wawancara melalui WhatsApp, Jum’at (28/10) lalu.
Seorang data scientist yang sukses, katanya, harus mengetahui bagaimana skill yang ia miliki dapat mereka aplikasikan dalam perusahaan. Selain itu, tentunya menghasilkan keuntungan besar buat perusahaan.
Baca Juga : Milenial Harus Tahu! Prospek Kerja Jurusan Sains Data
7 Skill yang Data Scientist Wajib Kuasai
Berikut 7 skill yang wajib untuk data scientist kuasai dan akan memiliki peran yang cukup penting di perusahaan:
1. Memahami Analisis Statistik
Seorang data scientist wajib punya skill analisis statistik untuk perencanaan, perbaikan serta pengawasan dalam mengidentifikasi permasalahan dan tindakan.
Memiliki kemampuan dalam memahami analisis statistik dapat mengantarkan sobat milenia menjadi seorang data scientist yang handal.
2. Punya Kemampuan Programming
Memiliki kemampuan programing dapat membantu dalam mengatur dan membersihkan data yang tidak terstruktur dengan baik. Data scientist handal, pasti tahu cara menulis kode dan merasa nyaman menangani berbagai tugas pemrograman.
3. Mengerti Tools Analisis
Dalam melaksanakan tugas sebagai data scientist, tentu harus memiliki pemahaman yang mumpuni tentang beberapa tool yang diperlukan agar dapat mempermudah dalam proses pengerjaan data. Memiliki kemampuan menggunakan berbagai tools data sains akan menjadi hard skill yang diunggulkan.
4. Paham Data Mining
Memahami teknik data mining antara lain artificial intelligence (AI), machine learning. Data statistik merupakan kepahaman yang harus orang dengan profesi data scientist untuk menemukan sejumlah data dalam gudang data.
Data scientist harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang masalah yang harus orang dengan profesi ini selesaikan. Sehingga dari data itu sendiri akan menjelaskan apa saja yang perusahaan butuhkan.
Baca Juga : Milenial Harus Tahu! Prospek Kerja Jurusan Sains Data
5. Memahami Pola Data
Intuisi terhadap data berarti memahami pola data yang nampaknya tidak ada. Memahami pola data artinya mengetahui dengan mudah keberadaan nilai atau informasi penting yang ada di tumpukan data. Kemampuan ini bisa membuat seorang dengan profesi data scientist melakukan pekerjaannya dengan lebih efisien.
6. Mampu Jadi Pemecah Masalah
Dalam melakukan proses analisis data, seorang data scientist dapat melakukan proses analisis data dengan menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan solusi. Di sinilah, peran seorang data scientist amat diperlukan dalam mengelola data, ketelitian terhadap data yang diperlukan.
7. Punya Kepekaan di Bidang Bisnis
Soft skill tentang ketajaman bisnis tentu sangat diperlukan bagi perusahaan. Kemampuan dalam memilah permasalahan dan menyelesaikannya serta mencari solusi terbaik guna keberlangsungan bisnis berikutnya, akan menjadi salah satu poin utama seorang data scientist. Idealnya, perusahaan akan mencari kandidat yang komplit dalam mencari seorang ahli. Tidak hanya dari hard skill, namun kemampuan soft skill seperti peka terhadap bidang bisnis perusahaan akan menjadi poin plus seorang data scientist.
Sementara itu, Tati juga menyebutkan jika dalam bisnis, profesi data scientist biasa bekerja dalam tim. Karena profesi ini membutuhkan banyak orang untuk mengumpulkan data dalam jumlah besar. Data ini bisa perusahaan gunakan untuk memprediksi pelanggan dan mengidentifikasi adanya peluang sumber pendapatan baru.
“Seorang data scientist juga bertanggungjawab untuk menetapkan teknik pengumpulan data terbaik. Sebuah perusahaan tidak hanya akan mencari seorang ahli yang hanya pintar secara akademis. Akan tetapi juga akan mencari seorang data scientist yang memiliki kepribadian, pengalaman dan tanggungjawab,” tandasnya.
Di Universitas Nusa Mandiri (UNM), imbuhnya, mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dan binaan untuk membentuk karakter. Sehingga memiliki sifat bertanggungjawab, menyukai tantangan, juga memiliki interpersonal skill yang baik.
“Prodi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM), para lulusannya akan dibekali berbagai sertifikat keahlian sesuai bidang yang ditekuni. Guna mendukung pekerjaannya di masa depan,” tutupnya. Umi Faddilah