3 Siswa Bosowa School Makassar Lulus PTN Melalui Jalur Undangan

Kepala Bosowa School Makassar (BSM) Dr Muhammad Yusuf SPdI, MPd bersama tiga siswa yang berhasil lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2024. (Foto: Dok BSM)

Milenianews.com, Makassar—Tiga siswa Bosowa School Makassar  (BSM) berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur undangan atau  Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2024.

Ketiganya diterima di Universitas Hasanuddin (Unhas). Ketiga siswa tersebut adalah: Amelia Pinkan Azzahra  (Ilmu Hukum),   Nawra Najwa Junaidi  (Pendidikan Dokter), dan  Saskia Malika  (Teknik Arsitektur).

Tahun-tahun sebelumnya, juga sudah ada beberapa siswa BSM  diterima di PTN  melalui jalur undangan. “Kami sangat bersyukur siswa-siswi BSM selalu diterima di PTN lewat jalur undangan. Ini berkat dari kerja keras para guru mendampingi anak-anak  dalam belajar dan mempersiapkan siswa-siswi menuju PT yang dicita-citakan oleh anak,” kata Kepala Bosowa School Makassar (BSM) Dr Muhammad Yusuf SPdI, MPd dalam rilis yang diterima Milenianews.com, Rabu (27/3/2024).

Baca Juga : Siswa Bosowa School Laksanakan Cambridge Examination 2023

Ia menambahkan, pihaknya berharap semoga tradisi ini (lulus PT jalur Undangan) terus berlanjut di masa yang akan datang. “Selain itu, kami berharap lebih banyak lagi yang lulus lewat jalur undangan. Tentunya, kita sebagai guru terus bekerja keras dan memberikan pelayanan kepada anak sesuai dengan kebutuhannya sehingga ke depannya saat siswa-siswi kami memilih kampus sesuai dengan yang diinginkan dan bisa lulus,” ujarnya.

Yusuf menyebutkan, langkah-langkah yang dilakukan oleh Bosowa School Makassar agar siswanya lulus masuk PTN melalui jalur undangan. Pertama, identifikasi minat dan bakat siswa sejak awal.

Kedua, pengenalan profesi melalui program internship. Dalam hal ini,  para siswa kelas 12 diberikan kesempatan magang di instansi sesuai dengan bakat dan minatnya. “Misal yang minatnya  kedokteran, kita berikan waktu magang di rumah sakit-rumah sakit.  Yang  minatnya hukum, kita berikan kesempatan magang di pengadilan, begitu  pula jurusan-juran yang lain,” paparnya.

Ketiga, mendorong siswa mengikuti berbagai kegiatan eksternal seperti lomba-lomba  untuk mengasah  mental dan wawasan siswa.

Keempat, konsultasi siswa terkait jurusan dan universitas dengan mempertimbangkan nilai siswa, passing grade jurusan, akreditasi jurusan, prestasi siswa, dan lain-lain.

Kelima, kerja  sama sekolah dan orangtua dalam membahas terkait minat bakat anaknya sehingga tidak salah memilih jurusan

Keenam, konseling berkala dilakukan oleh Bagian Kurikulum,  Bagian Bimbingan Konseling dan wali kelas.

“Ketujuh, hampir setiap hari kami membahas perkembangan anak-anak termasuk dalam hal bakat dan minat dengan semua guru-guru, sehingga masukan-masukan itu dirampung untuk didiskusikan nanti dengan anak dan orangtua,” kata Muhammad Yusuf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *