10 Siswa SMA Bosowa Bina Insani Lulus  SNBP

Kepala SMA Bosowa Bina Insani, Cucup Shohibul Maqomat. (Foto: Dok Bosowa School)

Milenianews.com, Bogor—Sebanyak 10 siswa SMA Bosowa Bina Insani (SBBI), Bogor, Angkatan 27 berhasil lulus  Seleksi Nasional Bedasarkan Prestasi (SNBP)  tahun 2024.  Mereka tersebar di empat Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yakni IPB, Unair, Unesa, dan Unpad.

“Alhamdulillah, tahun ini sebanyak 10 siswa SMA Bosowa Bina Insani berhasil lulus Seleksi Nasional Bedasarkan Prestasi (SNBP). Jumlah ini merupakan peningkatan yang sangat  menggembirakan dibandingkan tahun  2023, yakni enam orang,”  ungkap Kepala SMA Bosowa Bina Insani, Cucup Shohibul Maqomat, dalam rilis yang diterima Milenianews.com, Rabu (27/3/2024).

Adapun mereka yang diterima di PTN melalui jalur SNBP itu adalah:

  1. Cathleen Sulaeman, IKK, IPB
  2. Allysha Putri Sri V, FKG, Unair
  3. Nafisha Hania Al Muhdhar, Komunikasi Digital & Media, IPB
  4. Amanda Stiawan, Ilmu Komunikasi, Unesa
  5. Mazen Sandhi Yudha N, Fisika, IPB
  6. Chandra Dianta Elviriza P, Komunikasi & Pengembangan Masyarakat, IPB
  7. M. Qadi Zaka A, Pemasaran Digital, Unpad
  8. Dzaky Abyan, Ilmu komputer, IPB
  9. Sean Rayshi H, Antfopologi, Unpad
  10. Nazwa Ananda S, Teknik Pertanian & Biosistem, IPB

Cucup Shohibul Maqomat menambahkan, hal-hal yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam rangka  mendorong siswa lulus SNBP adalah sebagai berikut: proses pendataan minat siswa ke mana, termasuk orang tua juga, karena  terkadang ada perbedaan keinginan antara orang tua dan siswa.

“Kemudian dari data itu, kami cocokkan dengan nilainya, kemudian kami  berikan rekomendasi. Alhamdulillah siswa Angkatan 27 ini relatif  mau kami berikan  rekomendasi.  Ketika direkomendasikan, siswa dan orang tuanya mau.  Mengapa sekarang jumlah yang lulus SNBP lebih banyak, karena kita sudah bisa menganalisa mana yang peluangnya lebih besar,” ujarnya.

Baca Juga : SMA Bosowa Bina Insani Adakan Pembekalan Siswa, Undang 3 Alumni Sukses

Cuy, pangggilan akrabnya mengemukakan, jika keinginan siswa dan orang tua berbeda, maka pihak sekolah memanggil orang tua untuk mendiskusikan hal tersebut. “Siswa dan orang tua didudukkan bersama. Karena yang akan menjalani adalah anak. Setelah kami berikan penjelasan, Alhamdulillah orang tua mendukung keinginan anaknya,” ungkapnya.

Terkait harapan kepada para siswa yang lulus SNBP, Cuy mengatakan, “Harapannya mereka bisa memberikan contoh yang baik di PTN, karena bagaimanapun untuk tahun depannya (adik-adik kelasnya) tergantung yang sekarang. Kalau yang sekarang berprestasi, maka akan membuka jalan bagi adik-adik kelasnya. Mudah-mudahan tahun depan akan lebih banyak lagi siswa SMA Bosowa Bina Insani yang berhasil lulus SNBP.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *