Milenianews.com, Jakarta – Portugal datang membawa nama besar, tetapi pulang hanya dengan satu poin. Sepak bola memang punya cara unik mengingatkan bahwa sejarah tak selalu bisa mencetak gol.
Portugal harus puas bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik (RD) Kongo pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Amerika Serikat, Rabu (17/6).
Baca juga: Korea Selatan Comeback Dramatis, Taklukkan Ceko 2-1 di Laga Perdana Grup A
Hasil tersebut menjadi kejutan di awal turnamen. Selecao das Quinas yang lebih diunggulkan gagal mengamankan kemenangan meski tampil dominan sepanjang pertandingan. Sementara RD Kongo membuktikan bahwa disiplin bertahan dan efektivitas serangan masih menjadi senjata ampuh menghadapi tim bertabur bintang.
Portugal Memulai dengan Meyakinkan
Portugal langsung mengambil inisiatif sejak peluit pertama dibunyikan. Tekanan tinggi yang mereka bangun membuahkan hasil cepat ketika João Neves membuka keunggulan pada menit keenam melalui sundulan tajam memanfaatkan umpan Pedro Neto.
Gol cepat itu sempat memberi kesan Portugal akan menjalani laga yang nyaman. Namun, RD Kongo menolak menjadi sekadar pelengkap di panggung Piala Dunia.
Menjelang turun minum, Yoane Wissa berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan akurat setelah menerima umpan Arthur Masuaku. Gol tersebut membuat babak pertama berakhir dengan skor 1-1.
Dominasi Portugal Tak Berbuah Tiga Poin
Memasuki babak kedua, Portugal semakin menguasai permainan. Penguasaan bola mereka mencapai sekitar 68 persen dan terus memaksa RD Kongo bertahan di area sendiri.
João Cancelo sempat mencetak gol melalui penyelesaian akrobatik, tetapi VAR membatalkannya karena offside. Tak lama berselang, justru RD Kongo hampir membalikkan keadaan ketika tendangan Cédric Bakambu menghantam tiang gawang usai memanfaatkan kesalahan lini belakang Portugal.
Pelatih Roberto Martínez mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan Rafael Leão dan Gonçalo Ramos. Cristiano Ronaldo juga memperoleh peluang emas, tetapi penyelesaiannya masih melebar dari sasaran.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan. Portugal harus rela berbagi angka pada laga pembuka.
Baca juga: Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan
Di balik hasil yang kurang memuaskan, Cristiano Ronaldo tetap mencatatkan sejarah baru. Sang kapten resmi menjadi pemain kedua yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia, menyusul Lionel Messi.
Namun, catatan bersejarah itu terasa kurang lengkap karena Ronaldo gagal mencetak gol. Sehari sebelumnya, Messi justru mencuri perhatian lewat hattrick bersama Argentina. Perbandingan itu pun langsung menjadi bahan perbincangan publik sepak bola dunia.
Meski begitu, turnamen masih panjang. Portugal masih memiliki kesempatan memperbaiki posisi di Grup K. Satu hal yang pasti, nama besar saja tidak cukup membawa kemenangan. Di Piala Dunia, bahkan tim yang dianggap unggulan pun bisa dibuat frustrasi oleh lawan yang bermain dengan disiplin dan keberanian.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.














