Milenianews.com, Jakarta – Sepak bola sering kali kejam dengan cara yang paling sederhana. Bukan karena hujan gol atau aksi individu yang mustahil dihentikan, melainkan karena satu kesalahan yang cukup untuk menghapus kerja keras selama 90 menit. Itulah pelajaran pahit yang harus ditelan Korea Selatan saat berhadapan dengan Meksiko di Grup A Piala Dunia 2026.
Baca juga: Meksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan
Bertanding di Estadio Akron, Guadalajara, Jumat (19/6), Korea Selatan sebenarnya mampu mengimbangi permainan lawannya. Namun, satu blunder fatal di awal babak kedua membuat semuanya berubah. Luis Romo tak menyia-nyiakan hadiah tersebut dan membawa Meksiko menang tipis 1-0 sekaligus memastikan tiket ke fase gugur.
Babak Pertama Berjalan Ketat
Sejak peluit pertama dibunyikan, laga berlangsung dengan tempo tinggi. Meksiko tampil agresif, tetapi Korea Selatan juga tidak hanya bertahan. Son Heung-min sempat mengancam pada menit ke-16, namun sepakannya berhasil dipatahkan lini belakang El Tri.
Meksiko membalas melalui sundulan Julian Quiñones beberapa menit kemudian. Kiper Seung-Gyu Kim masih mampu menggagalkan peluang tersebut sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Blunder yang Menghukum Korea Selatan
Drama muncul lima menit setelah babak kedua dimulai. Kesalahan Seung-Gyu Kim saat mengantisipasi bola menjadi hadiah bagi Luis Romo. Tanpa kesulitan, gelandang Meksiko itu menceploskan bola ke gawang kosong dan membawa timnya unggul 1-0.
Gol itu menjadi pengingat bahwa di Piala Dunia, satu detik kehilangan fokus bisa menghapus kerja keras sepanjang pertandingan.
Tekanan Korea Selatan Tak Berbuah Hasil
Tertinggal satu gol, pelatih Hong Myung-bo mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk menarik Son Heung-min demi menambah energi baru di lini depan.
Korea Selatan memang lebih banyak menekan, tetapi serangan mereka seperti mengetuk pintu yang tak kunjung terbuka ramai, namun minim hasil.
Di sisi lain, Meksiko justru beberapa kali hampir menggandakan keunggulan melalui serangan balik. Raul Jimenez dan Obed Vargas sama-sama memaksa Seung-Gyu Kim bekerja keras agar selisih gol tidak bertambah.
Baca juga: Korea Selatan Comeback Dramatis, Taklukkan Ceko 2-1 di Laga Perdana Grup A
Menjelang laga usai, Korea Selatan memperoleh beberapa peluang emas. Raul Rangel tampil sebagai penyelamat lewat sejumlah penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Meksiko tetap utuh.
Peluit panjang memastikan kemenangan 1-0 untuk El Tri. Hasil tersebut mengantar Meksiko melaju ke fase gugur dengan dua kemenangan beruntun, sementara Korea Selatan harus bertarung habis-habisan pada laga terakhir demi menjaga asa lolos.
Piala Dunia kembali menunjukkan wajahnya yang paling kejam. Terkadang bukan tim yang bermain lebih indah yang pulang membawa senyum, melainkan tim yang mampu memanfaatkan satu kesalahan lawan. Dan malam itu, Meksiko tahu persis cara menghukum kelengahan.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.














