Medali emas An Se Young tidak lepas dari peran kunci pelatih dalam kesuksesan
Sebelum mencapai final, An Se Young melalui perjuangan berat dengan menghadapi Gregoria Mariska Tunjung dari Indonesia di babak semifinal. Pertandingan tersebut berlangsung sengit dengan skor akhir 11-21, 21-13, dan 21-16. Meski menghadapi tekanan berat, An Se Young mampu membalikkan keadaan dan melaju ke final.
Keberhasilan An Se Young di Olimpiade Paris tidak lepas dari peran besar pelatihnya, Rony Agustinus, yang berasal dari Indonesia. Selama pertandingan final, Rony memberikan arahan taktik secara intensif dan terus-menerus mengingatkan An Se Young untuk tetap tenang dan fokus.
Rony, yang didampingi penerjemah, tampak sangat terlibat emosional, sering mengepalkan tangan saat anak didiknya meraih poin-poin penting.
Sukses yang diraih An Se Young ini sekaligus menjadi bukti kapabilitas Rony Agustinus sebagai pelatih. Rony sebelumnya juga membawa An Se Young meraih kemenangan di Kejuaraan Dunia BWF 2023 di Copenhagen, Denmark, mengalahkan Carolina Marin.
Baca juga: Gregoria Mariska Tunjung Raih Medali Perunggu Pertama Indonesia di Olimpiade 2024
Pengalaman dan keahlian Rony Agustinus sebagai pelatih telah terbukti efektif dalam mengarahkan An Se Young menuju kesuksesan besar ini.
Rony Agustinus, mantan pemain tunggal putra era 90-an dan 2000-an awal, telah menjalani berbagai peran dalam dunia bulu tangkis. Setelah menjadi pelatih di pelatnas pratama di Cipayung, ia melanjutkan kariernya di Malaysia dan Vietnam sebelum akhirnya diundang oleh Asosiasi Bulu Tangkis Korea Selatan (BKA) pada Juli 2022 untuk menjadi kepala pelatih sektor tunggal.
Dengan pencapaian ini, Rony telah memperlihatkan kemampuannya dalam membimbing atlet menuju kemenangan di ajang bergengsi seperti Olimpiade.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.