Milenianews.com, Ngawi– Dalam rangka menyemarakkan Musyawarah Nasional (Munas) VI Hidayatullah, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Ngawi dengan dukungan BMH sukses menyelenggarakan Ekspedisi Gunung Lawu pada 9–10 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari internal kader unit dan amal usaha organisasi sebagai wujud kebersamaan, penguatan ukhuwah, serta syiar dakwah di alam terbuka.
Rombongan memulai perjalanan dari Jalur Cemoro Sewu, Magetan, pukul 09.00 WIB. Cuaca cerah mengiringi langkah para peserta menapaki jalur pendakian yang menantang namun indah. Sepanjang perjalanan, peserta saling menguatkan, menjaga kekompakan, serta menebarkan semangat ukhuwah. Lantunan doa dan canda tawa ringan turut menghangatkan suasana.

Setelah 7 jam perjalanan, tim tiba di camping area Sendang Derajat pada pukul 16.30 WIB. Menjelang Maghrib, peserta segera melaksanakan shalat, makan malam, dan beristirahat untuk mengumpulkan tenaga menjelang pendakian puncak. Malam yang dingin menusuk tulang membuat istirahat menjadi momen penting sebelum melanjutkan perjalanan.
Baca Juga : BMH Resmikan Sumur Ke-215 di Jatim, Berlokasi di Ponpes Al Hudtsa, Kediri
Keesokan harinya, 10 Agustus 2025, setelah shalat Shubuh, peserta memulai summit attack menuju puncak Gunung Lawu di ketinggian 3.265 mdpl. Setibanya di puncak, rasa syukur dan haru menyelimuti seluruh rombongan. Kegiatan dilanjutkan dengan pengibaran bendera, doa bersama, dan dokumentasi untuk mengabadikan momen bersejarah ini.
Sekretaris DPD Hidayatullah Ngawi sekaligus ketua tim ekspedisi, Khairul Huda, mengatakan bahwa pendakian ini bukan hanya kegiatan fisik, tetapi juga sarat makna.
“Pendakian ini mengajarkan tentang menjaga ego, sabar, saling membantu, dan selalu mengingat Allah di setiap langkah. Semoga semangat ini terbawa hingga pelaksanaan Munas VI nanti,” ujarnya.

Imam Muslim, kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. “BMH sangat mendukung program-program yang mempererat ukhuwah, menumbuhkan semangat dakwah, dan membentuk karakter para kader. Ekspedisi ini menjadi simbol keteguhan hati dalam perjuangan dakwah,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan perjalanan turun gunung pada pukul 12.15 WIB, disambut rasa syukur atas keselamatan dan keberhasilan seluruh peserta. Semangat yang terpatri dari ekspedisi ini diharapkan menjadi bekal dalam menjalankan dakwah dan pendidikan demi menyongsong Indonesia Emas 2045.













