Qatar Konfirmasi Kasus Pertama Virus Corona

Corona Virus Qatar
Sumber Gambar : The Motley fool

Milenianews.com – Corona atau Novel Corona Virus merupakan wabah yang sedang banyak dibicarakan saat ini. Qatar mengonfirmasi kasus pertama virus corona di negara mereka. Dilaporkan seorang pria Qatar berusia 36 tahun yang dievakuasi ke Doha dari Iran dinyatakan positif corona.

Dilansir dari detik.com(2/3), Qatar pada hari Kamis (28/2) lalu memulangkan sejumlah warganya dari Iran. Kementerian Kesehatan Qatar mengatakan pasien yang terinfeksi corona telah dirawat di rumah sakit.

“Ini telah diperkirakan karena penyebaran virus di seluruh wilayah dan negara-negara lain, di samping peningkatan jumlah kasus secara eksponensial,” kata kementerian kesehatan, menurut Kantor Berita Qatar.

Baca Juga : Wabah Corona Melanda Dunia, Arab Saudi Larang Pelaksanaan Ibadah Umrah

Di Iran, virus corona sudah menyebabkan sembilan kematian dari virus corona baru dan 205 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Total korban tewas menjadi 43 orang dan 593 orang terinfeksi.

Negara-negara Teluk telah mengumumkan serangkaian langkah untuk mencegah tersebarnya virus ini dengan memutuskan hubungan dengan Iran. Bahkan Arab Saudi melarang warga dari Dewan Kerjasama Teluk yang beranggotakan enam negara, termasuk Qatar, memasuki kota-kota Mekah dan Madinah di tengah maraknya kasus virus corona.

Untuk mencegah penyebarannya, UEA juga mengumumkan untuk menangguhkan kelas-kelas taman anak-anak, dan membatasi kegiatan di sekolah. Pihak berwenang mengatakan bahwa dua pesawat juga akan dikirim ke Iran untuk mengumpulkan warga Emirat dan warga Teluk yang terperangkap di sana setelah penerbangan konvensional ditutup.

Penyebaran virus ini hingga ke Qatar juga berdampak pada Olahraga MotoGP 2020. Seri pembuka musim MotoGP 2020 di Qatar, yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Maret, telah dibatalkan.

Baca Juga : Seri Pembuka MotoGP 2020 Qatar Dibatalkan Karena Virus Corona

https://milenianews.com/2020/03/02/seri-pembuka-motogp-2020-qatar-dibatalkan-karena-virus-corona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *